Miliki Sabu-sabu 7.3 gram, Dua Sejoli Diciduk

Tuesday, September 17, 2019
Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santosa didampingi Kasat Narkoba AKP Edi Sismanto memimpin Press Conference penangkapan tersangka Pidana Narkoba di Mapolres Rembang, Selasa (17/9).
REMBANG - Sepasang kekasih Aripin (33) dan Wulan Novitasari (22) terpaksa harus merencanakan ulang tanggal dan tempat pernikahan mereka yang hanya tinggal sepekan. Sebab keduanya kini harus meringkuk di sel tahanan Mapolres Rembang, lantaran terciduk aparat kepolisian karena membawa narkoba jenis sabu-sabu.

Polisi menengarai keduanya merupakan pengedar narkoba. Pasalnya, Aripin dan Wulan yang saat disergap di jalur Pantura Kaliori mengendarai mobil jazz warna biru bernomor polisi H 1593 BH, mengantongi paket sabu dalam jumlah cukup banyak. Temuan barang bukti sabu-sabu dari tangan keduanya pun tak-main-main, yakni sebanyak 7,3 gram. Selain barang bukti jenis sabu-sabu, polisi juga menemukan satu butir pil ekstasi berwarna merah jambu.

Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santosa menyatakan, dua sejoli ini ditangkap saat mengantarkan narkoba ke beberapa pembeli dari Surabaya menuju Semarang. Tes urin keduanya positif, namun hasil penyelidikan keduanya bukan hanya pengguna namun juga pengedar. 

"Ini (barang bukti, Red) saya anggap sebagai hal yang bombastis di Rembang ya. Hasil penyelidikan mendapati orang ini pengedar. Jadi sabu ini diecer, dijual di sepanjang jalan yang dilalui mulai dari Surabaya menuju ke Semarang," Kata AKBP Pungky saat gelar perkara di halaman Polres Rembang, Selasa (17/9).

Pihaknya menilai, modus yang dilakukan keduanya mengedarkan sabu juga termasuk rapih, dengan tidak langsung bertemu pembeli. Namun paket sabu-sabu diletakkan di suatu tempat di pinggir jalan, sesuai perjanjian dengan pembeli. 

“Jadi mereka berhubungan melalui telepon dengan pembelinya. Kemudian, setelah selesai nomor itu akan dibuang sehingga tidak terlacak. Mereka ditransfer uangnya, kemudian menaruh barang di tempat misal di bawah pohon begitu, nanti pembelinya akan mengambil sendiri. Harganya 1 gram sekitar 1,2 sampai 1,5 juta,” terangnya. 

Kepada wartawan, pasangan tersebut mengaku hendak menikah minggu depan, seraya berkilah perjalanan mereka dari Gresik ke arah Semarang untuk mengurus pernikahan. “Dari Gresik itu kan ambil berkas buat ngurus nikah, minggu depan kita menikah. Perjalanan itu sekalian ngantar pesanan (narkoba),” kata tersangka Aripin. 

Sementara tersangka Wulan, mengaku baru mengenal pacarnya sekitar sebulan yang lalu dan telah berencana untuk menikah. Ia mengakui pernah mengkonsumsi sabu-sabu diajak oleh pacarnya.

Kini keduanya telah diamankan di Mapolres Rembang guna penyidikan lebih lanjut. Mereka diancam dengan Pasal 114 ayat (1) Subsider Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun.(sov/lis)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »