Lomba Kampung Sayur Semarakkan HUT RI

Wednesday, August 28, 2019
FOTO BERSAMA : Warga Desa Jati Kulon berfoto bersama dalam rangka lomba kampung sayur untuk memperingati HUT RI Ke-74.
KUDUS - Sebagai salah satu desa tematik yang ada di Kabupaten Kudus, Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati mengadakan lomba bernuansa alam untuk memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Yaitu, lomba kampung sayur dan lomba kebersihan lingkungan yang digelar pada Minggu (17/08).

Lomba kampung sayur ini diikuti oleh 29 dasa wisma (dawis) desa setempat yang sudah terpilih atau masuk dalam nominasi terbaik. Dari jumlah tersebut, kemudian dipilih 9 juara, yang rinciannya adalah sebagai juara 1, 2, dan 3, juara harapan 1, harapan 2 dan harapan 3, serta juara inovatif 1, inovatif 2, dan inovatif 3.

“Alhamdulillah, dari sekian dasa wisma ada 29 yang masuk kategori layak,” ujar Sugeng Prayitno,Kepala Desa Jati Kulon.

Dirinya menyampaikan, selain untuk meramaikan HUT RI ke-74, lomba kampung sayur ini juga dilaksanakan karena merasa prihatin dengan perilaku ana-anak remaja yang tidak suka makan sayur. Bahkan, mereka justru cenderung lebih menyukai makanan cepat saji.

Oleh sebab itu, dirinya berinisiatif untuk menggerakkan warganya dengan program menanam sayur bagi masing-masing rumah, agar setiap keluarga terbiasa dekat dengan sayur-sayuran. Sehingg nantinya, dapat berimbas pada kemauan anak-anak sekaligus keluarga yang tinggal di rumah untuk gemar makan sayur.

“Kalau kita petik sendiri apa yang kita tanam, ada rasa memiliki. Jadi anak-anak juga diikutkan untuk menanam, memotongnya juga biar mereka sendiri, supaya mereka merasakan hasil dari apa yang mereka tanam. Jadi dia mau makan sayur,” tuturnya.

Selain itu, program ini juga digalakkan bagi ibu-ibu rumah tangga sebagai bentuk atau cara menghemat belanja harian. Dengan memiliki tanaman sayur sendiri, mereka tidak perlu repot-repot untuk pergi ke pasar dan tinggal memetik hasil tanamannya yang sudah mereka tanam di dekat rumah.

“Dan juga, kalau kita nanam sendiri itu tidak pakai pestisida tetapi pakai pupuk organik, jadikan otomatis lebih sehat,” pungkasnya. (mii/lis)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »