Dukung Potensi Wisata di Desa Gulangpongge

Thursday, August 29, 2019
JELASKAN: Ketua Pokdarwis Pati saat memberikan penjelasan kepada warga Gulangpongge terkait pengembangan wisata belum lama ini.
PATI - Desa Gulangpongge, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, memiliki potensi dalam hal pariwisata. Meski demikian, sampai saat ini, potensi tersebut belum terkelola oleh maksimal.

Dukungan untuk pengembangan potensi objek wisata yang ada di desa tersebut dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Pati Students Of Sultan Agung (PASSA). Dalam hal ini, mereka melakukan pengabdian di desa setempat, dengan menggelar beragam kegiatan selama empat hari.

Salah satu yang menjadi fokus dalam kegiatan tersebut adalah, bagaimana agar warga setempat bisa mengembangkan potensi wisata dengan maksimal. Dalam hal ini, mahasiswa memfasilitasi adanya diskusi, dengan mendatangkan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Pati, Sukrisno.

“Kegiatan yang kami lakukan di Desa Gulang Pongge Ini berlangsung selama empat hari, dalam rentetan acara ada beberapa kegitan yang disambut secara baik oleh warga sekitar, antara lain kegiatan sosialisasi sadar wisata dengan mendatangkan narasumber dari kelompok sadar wisata kabupaten Pati. Karena potensi desa gulang pongge tersebut yang memiliki banyak seali objek pariwisata yang belum maksimal untuk pengelolaanya,” ujar Ari shodiqin, Ketua umum PASSA, Rabu (28/8).

Dengan adanya kegiatan ini, pihaknya berharap, ke depannya potensi objek wisata yang ada di desa tersebut bisa mendatangkan nilai manfaat bagi warga desa setempat. Khususnya dalam hal peningkatan nilai ekonomi.

Di samping terkait dengan objek wisata, pihaknya juga mengajak para warga, terutama pemuda untuk mengenali budaya-budaya lokal. 

Untuk memperkenalkan budaya lokal, mahasiswa asli Pati ini menyelenggarakan pementasan  wayang golek dengan lakon lahire Aji Soko. Di luar dugaan, antusiasme warga sangat bagus. Terlihat juga para pemuda dan anak-anak yang sangat menikmati pementasan tersebut.

“kegiatan ini saya lakukan untuk menguri-uri budaya Jawa agar para pemuda dan anak-anak juga tidak buta terhadap budaya Jawa,” imbuhnya.

Selain mengajak warga mencintai budaya lokal, kegiatan PASSA Mengabdi ini diadakan untuk saling berbagi rasa kemanusiaan antara sesama manusia. Kegiatan Passa Mengabdi ini dilakukan untuk mengimplementasikan keilmuan para mahasiswa asli Pati untuk lebih bersosialisasi kepada masyarakat dan peka terhadap masyarakat yang membutuhkan. 

Selain itu, Passa juga mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan puskesmas kecamatan Gunungwungkal dan bidan desa, dengan diselingi kegiatan bersih desa yang dilaksanakan di jalan daerah objek wisata.
(lis)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »