Tampilkan Aksi Teatrikal Operasi Jaran Candi

Monday, July 15, 2019
 Sejumlah siswa SMPN 1 Kudus yang tergabung dalam teater Bobot SMPN 1 Kudus, menampilkan aksi teatrikal berjudul “Operasi Jaran Candi 19” dalam even Kirab Budaya HUT Bhayangkara ke 73 di kawasan Alun-alun Simpang 7 Kudus

KUDUS – Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-73, Polres Kudus gelar kirab budaya yang diwarnai berbagai atraksi dan peragaan busana oleh para pelajar, pada Rabu (10/07) di Alun-alun Kudus.

SMPN 1 Kudus yang berkesempatan mengisi pertunjukkan di depan Bupati Kudus M Tamzil dan Wakil Bupati Hartopo, serta Kapolres Kudus AKBP Saptono beserta jajarannya, berhasil memukau para penonton dengan tampilan aksi teatrikal Operasi Candi Kudus 2019.

Ketua Tim Kirab Budaya SMPN 1 Kudus Hasan Sunarto menyampaikan, penampilan aksi teatrikal oleh 20 peserta didiknya ini merupakan simulasi kejadian penyergapan yang pernah diringkus oleh Satuan Reserse Polres Kudus yang dikomandoi langsung oleh Kapolres Kudus AKPB Saptono.  

Dengan targetnya yaitu para geng motor yang melakukan aksi curanmor, Saptono bersama Tim Jaran Candi berhasil meringkus para pelaku perampasan sepeda motor beserta penadahnya waktu itu.

Atas prestasi tersebut, para siswa SMPN 3 Kudus pun mengabadikan kembali moment membanggakan itu, khusus untuk peringatan HUT Bhayangkara yang ke-73. Ditambah lagi, menariknya, Putra Kapolres Kudus yang bernama Muhammad Almer Fatih, secara ekslusif memerankan tokoh AKBP Saptono yang merupakan ayahnya sendiri.

Pada pertunjukannya, Almer bersama teman-temannya dengan berbagai adegan laga, khas operasi penyergapan polisi, secara apik memainkan peran dengan runtut. Mulai dari perencanaan, penyamaran, hingga penyergapan yang berakhir dengan baku hantam dari para pelaku dan polisi itu sendiri. Hingga akhirnya, polisi berhasil membekuk pelaku, dan menggelar konferensi press dengan penuh kebanggan.

“Cerita dan propertinya, seperti sepeda motor, celurit, dan HP, itu ditampilkan secara nyata untuk menambah atraksi simulasi,” lanjutnya.

Melalui pertunjukan ini, selain ditujukan untuk memperingati Hut Bhayangkara, diharapkan dapat memperkenal Teater Bobot dari sekolah setempat agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Pun, dirinya juga berharap agar Teater Bobot bisa meraih kejuaraan untuk event-event pelombaan yang akan diikuti.

“Semoga bisa eksis dan meraih juara. Kemudian, diharapkan teater bobot itu semakin bagus penampilannya tidak hanya di lingkungan sekolah, tapi di luar juga,” pungkasnya.(mii/lis)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »