Dishub Terapkan Pembayaran E-KIR

Saturday, July 13, 2019
UJI KIR: Bupati Kudus Muhammad Tamzil Didampingi Kepala Dishub Kudus Abdul Halil, memantau pelaksanaan uji KIR di Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus. FOTO: BURHANUDDIN FIRDAUS/JATENG POS
KUDUS-Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus bakal menerapkan sistem elektronik KIR mulai Agustus mendatang. Pembayaran uji kelayakan kendaraan secara online itu, bekerja sama dengan Bank Jateng.

"Kami menggandeng Bank Jateng, untuk pelayanan pembayaran nontunai uji KIR. server milik Dishub, akan terhubung ke bank,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Abdul Halil, Jumat (12/7) kemarin.

Halil berharap, diberlakukannya e-KIR di Kabupaten Kudus, kepatuhan pelaksanaan uji kendaraan bisa meningkat hingga 100 persen. Sebab kepatuhan KIR secara konvensional saat ini, sudah mencapai angka 90 persen. Selain itu, diberlakukan e-KIR, dapat mengurangi dan menghindari kegiatan pungutan liar (pungli).

Tidak hanya itu, lanjut Halil, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat bisa lebih transparan, cepat dan lancar. Pihaknya menegaskan, pembayaran nontunai di lingkungan Dishub Kudus akan dilaksanakan secepatnya, setelah rapat koordinasi dengan pihak terkait tuntas.

Saat ini masih kami ujicobakan dan penyelesaian teknis lain. Kalau sudah selesai, kami pastikan pemilik kendaraan akan mendapat pelayanan yang prima,” ujarnya.

Terkait retribusi uji KIR, Halil menjelaskan, biaya uji KIR untuk mobil penumpang umum seperti bus sebesar Rp 25 ribu. Sedangkan untuk kendaraan barang dan khusus, dengan beban muatan sampai 9.000 kilogram sebesar Rp 30 ribu dan muatan di atas 9.000 kilogram sebesar Rp 35 ribu.

"Kami akan sosialisasikan terlebih dulu dengan masyarakat, terkait pembayaran non-tunai ini,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Kudus, Sudjatmiko menyambut baik dan tertarik dengan inovasi pelayanan uji kendaraan bermotor Dishub Kudus tersebut. pihaknya berharap, gagasan ini bisa menjadi pilot project pembayaran nontunai bagi dinas lainhya. Dengan demikian, ada perubahan yang signifikan, guan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami akan selalu mendukung gagasan itu, demi memajukan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara Bupati Kudus Muhammad Tamzil juga menyambut baik inovasi dari Dishub Kudus. Pihaknya meminta, selain menerapkan pembayaran uji KIR secara online, juga ada peningkatan kualitas peralatan uji kendaraan. Menurutnya, jika peralatan uji KIR diganti dengan full computerize akan lebih baik.

“Memang peralatan yang dimiliki saat ini masih bisa difungsikan, tapi akan lebih baik jika semua perlatan itu bisa dikendalikan dengan komputer. Sehingga akurasi dan presisi hasil uji kendaraan jadi lebih optimal," pungkasnya. (han/lis)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »