Bangunan Liar di Sepadan Sungai Ditertibkan

Monday, July 22, 2019
BONGKAR: Tim gabungan terpadu melakukan penertiban bangunan liar di sepadan sungai/ irigasi di Kecamatan Juwana.
PATI - Pendangkalan dan penyempitan saluran irigasi terjadi di Daerah Irigasi (ID) Pangkalan Kecamatan Juwana akibat sampah dan banyaknya bangunan liar yang didirikan di sepadan saluran tersebut. Senin pagi (22/7), Tim Terpadu Kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Pemakaian Sepadan sungai/irigasi Kabupaten Pati melakukan pembersihan sampah dan bangunan liar di saluran irigasi Pangkalan.

Setelah apel di halaman Balai Desa Dukutalit, Kecamatan Juwana, tim terpadu yang terdiri dari DPU-TR, Dinas Lingkungan Hidup, Disperkim, Satpol PP, TNI dan Polri menuju ke lokasi pembersihan dari ujung Jembaran Kembar, Desa Langgenharjo hingga ke ujung Desa Bajomulyo. 

Saat memimpin pembersihan, Kepala DPU-TR Pati A Faisal diwakili Kasi Bina Manfaat Bidang SDA Ari Yustiva mengatakan, pembersihan saluran irigasi kegiatan rutin yang dilakukan sejak 2017 serta penertiban wilayah sepadan sungai dan saluran irigasi.

“Ini kita sosialisasi sudah sejak 2018 termasuk kesepakatan dari warga untuk bongkar mandiri sudah disepakati pada April 2019. Cuma ada beberapa yang belum dilakukan bongkar mandiri sehingga kita laksanakan teguran I, II sampai III hingga sampai ke taraf bongkar bersama-sama sekaligus untuk normalisasinya,” tuturnya.

Pembongkaran bangunan-bangunan dilakukan, kata Ari Yustiva, terutama yang berada di atas tanah sepadan saluran yang ada di kanan-kiri saluran irigasi yang semestinya dilarang untuk didirikan bangunan. Baik berbentuk rumah, ruko, maupun warung kecuali jembatan untuk akses masuk ke rumah atau tempat usaha, serta tempat ibadah dan fasilitas pendidikan. 

“Sesuai rencana ini akan dilakukan sampai ke Desa Bajomulyo, melihat kondisi-kondisi di lapangan. Kalau memang sepanjang ini ada sedimentasi sampai bersih targetnya 3 KM mungkin satu dua minggu baru selesai tergantung tingkat kesulitannya,” kata Ari Yustiva.

Kasi Bina Manfaat Bidang SDA DPU-TR Kabupaten Pati Ari Yustiva mengatakan, sepanjang saluran irigasi dari Desa Langgenharjo hingga Desa Bajomulyo terdapat tiga ratusan pengguna sepadan saluran yang semestinya harus ditertibkan, baik warung maupun kios. (gus/lis)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »