Tanggul Sungai Mrisan Kudus Jebol

Sunday, January 27, 2019
GOTONG ROYONG: Tim Relawan BPBD Kudus dan sejumlah warga Desa Golantepus, menambal tanggul Sungai Mrisan yang jebol Sabtu lusa kemarin. FOTO: BURHANUDDIN FIRDAUS/JATENG POS
INFOJATENGPOSKUDUS - Intensitas curah hujan  yang cukup tinggi beberapa hari terakhir, menyebabkan tanggul Sungai Mrisan di Desa Golantepus Kecamatan Mejobo, Sabtu (26/1) jebol. Higga Minggu (27/1) pagi, diketahui dua titik tanggul yang berada di RT 3 RW 2 dan RT 2 RW 2 rusak parah.

Salah seorang relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Karsono mengatakan, jebolnya tanggul setinggi 2 meter lebih tersebut, disebabkan arus dan debit air Sungai Mrisan cukup tinggi. Karena beberapa hari terakhir, Kabupaten Kudus diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

“Mungkin karena itu (debit air, red) tanggulnya jebol,” kata Karsono disela-sela menambal tanggul Sungai Mrisan kemarin.

Adapun upaya yang dilakukan, lanjutnya, relawan bersama warga akan menambal tanggul yang jebol, dengan tumpukan karung berisi tanah padas setinggi 8 tumpuk karung. Puluhan karung tersebut, akan ditata tiga baris masing-masing sepanjang 4 meter. Selain itu, dipasang bambu untuk menahan karung dan raturan sak jerami, agar karung berisi tanah padas tersebut tidak terbawa arus sungai.

“Kita mencoba dengan cara it, semoga bisa menahan arus,” katanya.

Dimonfirmasi terpisah, Camat Mejobo, Harso Widodo mengatakan, pihaknya bersama tim relawan dan warga sudah berupaya memperbaiki tanggul Sungai Mrisan yang jebol Sabtu (26/01) kemarin. Namun karena arusnya yang kuat serta debit air cukup tinggi, penanganannya menjadi tidak maksimal.

"Air masih bisa menerobos, dan jebol lagi," ucap Harso.

Dikatakan, daerah yang terdampak jebolnya tanggul tersebut, merupakan area persawan di RT 2 dan RT 3 RW 2. Sehingga masih terbilang aman. Namun tidak menutup kemungkinan, jika masih diguyur hujan deras lagi akan meluap ke area pemukiman warga setempat.

“Untuk sementara ini masih dianggap aman,” jelasnya.

Salah satu warga, Siti (25) mengatakan, sejak tanggul Sungai Mrisan jebol, dirinya bersama warga lainnya mengaku sudah mulai waspada. Mengingat jarak rumahnya dengan sungai tersebut, tidak terlalu jauh. Dirinya juga mengapresiasi, tindakan dari tim relawan BPBD Kudus dan intansi terkait, yang sudah bergerak cepat menutup tanggul yang jebol.

“Kalau sudah tergenang seperti sekarang, sudah surutnya. Saya terimakasih, relawan langsung terjun menutup tanggul,” tandasnya. (han)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »