Pesona Embung Mini Jrahi

Thursday, January 24, 2019
GUNUNG MURIA : Embung mini Jrahi yang memiliki latar belakang pegunungan Muria sangat cantik ketika untuk berfoto.
INFOJATENGPOS/PATI - Embung mini buatan yang digunakan sebagai cadangan air di Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Pati, saat ini dimanfaatkan sebagai destinasi wisata. Setiap akhir pekan bahkan setiap hari, embung mini selalu dipadati pengunjung lokal dari berbagai daerah.

Embung dengan kedalaman empat meter, luas 3.200 meter persegi dengan kapasitas 11.300 meter kubik tersebut dibuat untuk keperluan pengairan. Namun, pengunjung lokal memanfaatkannya untuk wisata.

Ketua Karang Taruna Panca Karya Yusuf Heri Novianto menyampaikan, jika embung tersebut bisa menjadi potensi wisata yang bisa menjadi jujugan warga jika dikelola secara maksimal.

"Desa Jrahi memiliki potensi yang besar untuk wisata, pemandangan alam yang bagus. Contohnya embung mini ini, yang ke depan akan kita garap," ujarnya beberapa waktu lalu.

Di setiap sudut embung terdapat gazebo yang bisa digunakan untuk berteduh wisatawan.Selain itu ada pula rumah pohon yang cukup tinggi. Di bagian kolam juga terlihat banyak sekali ikan-ikan kecil.

Berwisata di embung mini ini belum dipungut biaya untuk sementara waktu ini."Sementara tidak ada biaya tiket masuk yang dibebankan kepada wisatawan, hanya tiket parkir saja. Kan Desa Jrahi juga masih dalam proses branding," lanjutnya.

Di lokasi ini juga ada mini kafe, sehingga wisatawan tidak perlu khawatir perihal logistik.Sekeliling embung mini Jrahi ada jalan yang bagus, mungkin bisa dimanfaatkan untuk berlari ringan mengitari embung untuk berolahraga.Apalagi jika larinya dilakukan pada pagi hari, udara yang masih bersih dan segar.

Nanik Wahyuni (22), salah satu pengunjung mengaku sangat puas dengan eksotisme alam di Desa Jrahi tersebut. selain bisa melihat pemandangan alam, pihaknya mengaku bisa melihat vihara yang dibangun dengan begitu megahnya. “Lebih asyiknya lagi, masyarakat sekitar ramah-ramah sehingga membuat kami betah berada di sini,” pungkasnya. (lis)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »