MUI Kabupaten Pati Membenarkan Imbauan Tentang Boikot Produk Prancis

Thursday, November 05, 2020
 Sekretaris MUI Kabupaten Pati, Abdul Hamid 


Pati
– Sekretaris MUI Kabupaten Pati, Abdul Hamid membenarkan imbauan kepada umat Islam Indonesia untuk memboikot segala produk asal negara Prancis.

“Ini hanya peringatan supaya orang tidak sembarangan ketika melakukan penghinaan terhadap umat lain. Kaitannya dengan sekarang ya penghinaaan terhadap Nabi Muhammad,” ungkap Abdul Hamid, Kamis (5/11/2020). Kendati demikian, kepada warga Pati Hamid menyampaikan, pemboikotan bukan suatu keharusan atau hukumnya diwajibkan.

“Dari MUI pusat memang memberikan himbauan dalam beberapa tahapan. Disarankan agar Presiden Prancis minta maaf secara terbuka. Bila tidak mau minta maaf dan terus ngotot ya tidak ada salahnya. Masyarakat melakukan boikot bukan merupakan keharusan,” imbuh Hamid.

Hamid mengatakan, di tingkat kabupaten Pati isu pemboikotan tersebut tidak akan sepanas di kota-kota besar. Pasalnya produk-produk dari Prancis jarang dikonsumsi oleh warga daerah. “Saya rasa di daerah tidak terlalu tertarik dengan informasi ini. Soalnya produk Prancis cenderung high class dan berada di kota-kota besar. Paling makanan sejenis biskuit, selain itu tidak ada. Tas, baju, mobil kan bermerek semua, mahal, tidak diboikot put tidak kuat beli,” lanjutnya. Sebelumnya, diketahui Presiden Macron beberapa waktu lalu mengomentari pembunuhan terhadap seorang guru di luar Kota Paris yang menunjukkan kartun Nabi Muhammad pada murid-muridnya di kelas, dan berkomentar tentang Islam separatis. Hal tersebut memicu reaksi negatif dari berbagai pihak, khususnya Indonesia yang notabene didominasi penganut agama Islam. (ADV)


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »