Korban Begal Payudara di Desa Pasucen Lapor Kepolisian

Thursday, November 12, 2020
Begal Payudara di Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil


Pati
- Korban tindakan asusila begal payudara di Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, melaporkan kejadian yang menimpanya ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Wedarijaksa, Kamis (12/11/2020). Gadis berumur 27 tahun yang enggan disebutkan namanya ini berharap kasusnya dapat ditangani Polsek Wedarijaksa dan kejadian yang menimpanya tidak dialami wanita lainnya di Kabupaten Pati, khususnya Desa Pasucen.
Terlebih kasus semacam ini tidak pertama kali terjadi di Kabupaten Pati, meskipun di Desa Pasucen, menurutnya, baru kali ini terjadi.

“Harapannya kasus ini bisa selesai. Dan buat warga lain untuk lebih hati-hati,” ujarnya, Selasa (12/11/2020). Ia juga meminta kepada para korban asusila lainnya mau melaporkan ke pihak kepolisian. Agar tidak ada ruang bagi pelaku untuk melakukan tindakan semacam ini.
Polsek Wedarijaksa mengaku akan menangani kasus ini dan saat ini sedang dalam tahapan penyelidikan. Sementara itu, Kepala Desa Pasucen, Wiwik Hadiyanto bersyukur kasus ini telah ditangani Polsek Wedarijaksa. Ia pun mengimbau kepada warga jika menjadi korban tindakan asusila untuk melaporkan, minimal ke pihaknya.

“Entah lapor ke RT kah, ke desa,” kata Wiwik.

Wiwik juga meminta kepada para perempuan untuk berhati-hati dan meminta kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan masing-masing. “Untuk warga ojo turu sore-sore, jaga lingkungan masing-masing. Masalahnya kita maklum masyarakat di sana kerja. Lingkungan di situ memang jarang untuk nongkrong,” tuturnya. “Kalau ke kiri sedikit, ke sebelah barat sedikit, itu banyak yang nongkrong. Tapi kita maklum juga karena di sana orang-orang pekerja. Jadi jarang-jarang nongkrong di jalan,” tandasnya.(Adv)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »