Dewan Minta Kasus Penganiayaan TKW Warga Pati di Singapura Ditangani Serius

Thursday, November 05, 2020

Wakil Ketua DPRD Pati Joni Kurnianto


PATI
– Kasus dugaan penganiayaan yang dialami oleh TKW asal Pati mendapat perhatian dari Anggota DPRD setempat.

Wakil Ketua DPRD Pati Joni Kurnianto mengatakan pihaknya akan mendorong Pemkab Pati untuk segera menindaklanjuti masalah ini dengan serius dan tegas.

“ Kita akan meminta Pemkab Pati untuk serius mengawal masalah dan memberi pendampingan hukum sampai korban mendapat keadilan," kata Joni.

Sebelumnya diberitakan, Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Pati bernama Sugiyem (49), diduga menjadi korban penganiayaan majikan di Singapura

Akibat penganiayaan itu, Sugiyem yang merupakan warga Desa/Kecamatan Sukolilo, Pati ini  mengalami gangguan penglihatan, bahkan buta.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pati, Tri Hariyama mengatakan, Pemkab Pati tak tinggal diam atas masalah ini.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Semarang guna menindaklanjuti kasus ini.

"BP2MI sudah meluncurkan surat ke Singapura. Namun, persyaratannya kemarin masih ada yang kurang. Karena Bu Sugiyem mengatakan pada saat kerja di Singapura menyebabkan mata tidak bisa melihat maka perlu visum," ujar dia.

Tri Haryama mengatakan, sambil tetap berkoordinasi dengan UPT BP2MI, pihaknya akan terus berupaya memfasilitasi dan membantu Sugiyem mendapat keadilan atas peristiwa yang dialami.  (adv)


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »