Dewan Minta Pemkab Perhatikan Nasib Para Pekerja Seni

Thursday, October 29, 2020

 

Kesenian Ketoprak

PATI-Masa pandemi Covid-19 dampakmya memang luar biasa, semua menjadi korban, termasuk kalangan para seniman. Adanya larang penyelenggaraan pentas seni sejak berbulan-bulan lalu lamanya,membuat pelaku seni nyaris tidak pernah bisa bekerja dan mereka pun kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka.

Melihat hal tersebut, Narso, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dari Fraksi PKS mengaku ikut merasa prihatin. “Pandemi ini bukan hanya berdampak pada bidang kesehatan saja, akan tetapi juga berdampak pada para pelaku usaha, termasuk teman-teman seniman,” ujarnya.

Menurut politisi dari Juwana yang juga ketua DPD PKS Kabupaten Pati ini, para seniman ada yang bertahan hidup dengan bekerja serabutan, dan ada juga yang mencoba profesi baru.

“Itupun membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Semua itu dilakukan agar mereka bisa hidup dan menghidupi keluarga mereka,” tandasnya.

Narso berharap, ada kepedulian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dengan melakukan pembinaan, ataupun insentif bagi para pekerja seni yang terpaksa harus dirumahkan. Para seniman ini, lanjut Narso, mempunyai skill untuk dapat melakukan sesuatu yang bisa membantu program pemerintah, dalam hal sosialisasi, dan lain sebagainya.

“Mereka tidak bisa lagi menggelar panggung, tidak bisa mengadakan pertunjukan seni, artinya mereka tidak bisa bekerja sama sekali, padahal mereka punya keluarga dan butuh untuk dipenuhi kebutuhan hidupnya. Kami berharap, Pemkab bisa menggandeng para seniman dalam memberikan sosialisasi atau pembinaan, baik secara daring maupun luring,” pungkasnya. (adv)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »