Warga Tanjungkarang Bersinergi Lawan Covid 19

Wednesday, April 01, 2020
FOTO BERSAMA : Jajaran perangkat Desa Tanjung berfoto bersama dengan kompak.
KUDUS – Mewabahnya virus corona atau Covid-19 di Indonesia nyatanya tidak hanya memberi kabar buruk semata. Meskipun tidak bisa dipungkiri bahwa dampak negatif dari kemunculan ini sangatlah tinggi dan terbukti.

Dibalik rasa duka yang tercipta atas musibah yang mulai merambah bumi pertiwi, masyarakat di Kabupaten Kudus menunjukkan rasa simpati dan empati yang patut diapresiasi. Begitupun yang ditunjukkan oleh warga Desa Tanjungkarang, Kecamata Jati, beserta jajaran pemerintah desa setempat.

Bagaimana tidak, demi mengusir virus yang telah menelan banyak nyawa manusia, Pemdes bersama para warganya bersatu padu dalam gerakan Bersatu Melawan Covid-19.

Tidak pantang agama ataupun kelas sosial, warga saling berbondong-bondong untuk mengupayakan agar lingkungan mereka terbebas dari wabah virus corona.

“Kegiatan yang kita lakukan, diantaranya, melakukan sosialisasi yang diumumkan lewat musholla masjid. Kemudian, menghimbau untuk jaga kesehatan dan meningkatkan imun tubuh, cuci tangan pakai sabun, dan selalu waspada warga pendatang terutama yang baru dating dari darah zona merah,” Kata Sumarno selaku Kepala Desa Tanjungkarang, saat ditemui Jateng Pos di balai desa setempat, belum lama ini.

Pihaknya juga mengapresiasi tinggi partisipasi warga yang sangat antusias dalam gerakan ini. Tanpa pandang bulu, mereka saling bahu membahu dengan swadaya mereka sendiri untuk mengadakan penyemprotan desinfektan bagi lingkungan mereka.

“Saya juga terimakasih karena warga sudah berswadaya, berarti mereka sudah tergerak dan sadar akan pentingnya kesehatan,” imbuhnya.

Sumarno mengungkapkan, untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat massal terus diimbaukan kepada warga untuk ditiadakan sementara. Termasuk kegiatan posyandu rutin di desa setempat. Tetapi, untuk pemantauan kesehatan warga tetap terus dilakukan oleh masing-masing ketua posyandu, serta tidak putus komunikasi dengan puskesmas sekitar.

“Posyandu sementara berhenti, pos-pos kesehatan masing-masing dipantau oleh ketua posyandu dan apabila ada masalah kesehatan bisa langsung ke puskesmas,” katanya.

Dirinya juga berpesan kepada para warganya untuk terus menjaga pola hidup bersih dan sehat. Tidak hanya ketika ada wabah corona ini, tetapi berlanjut hingga di kemudian hari. Selain itu, diimbau agar tidak panik dan diusahakan untuk terus berpikir positif, agar imun tubuh ikut terbangkitkan dalam suasana hati yang tenang.

“Jangan panic, berpikiran yang positif saja. Jangan lupa untuk jaga kebersihan juga, ikuti imbauan pemerintah untuk menerapkan pola hidup sehat, istirahat cukup, dan cukupi asupan gizi dalam tubuh,” pungkasnya. (mia/gus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »