Pekerja Sutet Asal Garut Dipulangkan, Antisipasi Penyebaran Covid-19

Wednesday, April 15, 2020
PEMULANGAN PEKERJA SUTET: Pemerintah Kecamatan Jekulo bersama jajaran Polsek Jekulo dan Pemdes Hadipolo melepas pekerja SUTET asal Kabupaten Garut yang kontrak di Desa Hadipolo Selasa malam.
KUDUS - Sebanyak 19 pekerja tower SUTET di wilayah Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus dipulangkan, Selasa (14/4), malam kemarin lusa. Langkah tersebut untuk mengantisipasi penyebaran corona virus di Kabupaten Kudus, khususnya di wilayah Jekulo. 

Camat Jekulo, Wisnubroto Purnawarman Jayawardana mengatakan, pemulangan pekerja tower SUTET sebanyak 19 orang itu sebagai upaya penanganan dan pencegahan covid-19 di wilayah Kecamatan Jekulo, Kudus. Sedang total pekerja yang tercatat ada 94 orang.

‘’Yang dipulangan hanya 19 orang dari Kabupaten Garut,’’ ungkap Wisnu saat dikonfirmasi, Rabu (15/4) siang kemarin.

Dia menuturkan, 19 oran tersebut baru saja datang dari Garut tiga hari lalu, dan kontrak disebuah rumah di Desa Hadipolo. Selama tinggal, belum melapor kepada ketua RT maupun RW ataupun pemerintah desa setempat. Sedangkan pekerja lainnya sudah tinggal di wilayah Jekulo sejak 3 bulan lalu.

Sebelum dipulangan, sambungnya, belasan kelompok orang dari Garut tersebut sudah dilakukan pemeriksaan awal, mulai cek kesehatan tubuh, traking kontak dan pengecekan lainnya sesuai anjuran dari pemerintah. 

"Hasilnya semua bagus kemudian dipulangkan tadi malam,’’ imbunya.

Untuk mengantisipasi kejadian tersebut tidak terulang kembali, Wisnu meminta pemerintah desa di wilayah kerja Pemerintah Kecamatan Jekulo membentuk tim relawan satuan tugas (Satgas) Covid-19 tingkat desa. Relawan itu juga harus melibatkan ketua RT, RW, tokoh agaman dan masyarakat, pemuda karang taruna serta bidan desa.

‘’Kegiatan dari tim relawan itu salah satunya adalah untuk memantau dan mendata pemudik yang baru pulang dari daerah lain,’’ ujarnya.

Terpisah, Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi saat dikonfirmasi membernarkan adanya belasan pekerja SUTET di Desa Hadipolo yang dipulangan pada Selasa malam. Menurutnya, pemulangan pekerja itu untuk mengantisipasi dan pencegahan penyebaran virus corona di Kota Kudus.

‘’Itu sebagai antisipasi pencegahan dan penanggulangan covid-19,’’ pungkasnya. (han/gus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »