Pasien Positif Covid-19 di Rembang Bertambah Satu

Sunday, April 12, 2020


REMBANG - Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Rembang bertambah satu orang. Warga yang bersangkutan berasal dari salah satu Desa di Kecamatan Pancur.

Namun demikian, pasien laki- laki berusia 25 tahun tersebut telah di tes Swab 2 kali, dengan hasil tes laboratoriumnya berbeda.

Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Rembang, Arief Dwi Sulistya, Sabtu sore (11/4)  mengungkapkan pasien tersebut mulai dirujuk ke RSUD dr. R. Soetrasno Rembang tanggal 29 Maret 2020. Keluhan pasien demam selama satu Minggu dan batuk disertai sesak nafas selama 2 hari. 

Satu hari setelah dirawat di RSUD, pasien langsung dites Swab dan selang dua hari dites kembali. Kebetulan hasil tes keluar bersamaan dan hasilnya pada tes pertama positif, sedangkan hasil tes kedua negatif Covid-19.

“Informasi yang kami peroleh dari pihak RSUD dr. R. Soetrasno Rembang seperti itu. Meski tes kedua negatif, prosedur perlakuan penanganan tetap seperti halnya pasien positif, “ kata Arif.

Dirinya memastikan, kondisi pasien saat ini sudah membaik, bahkan sudah tak memakai infus. Kini pasien masih menjalani perawatan dan menunggu hasil tes Swab ketiga.

“Sejak tanggal 07 April lalu, infusnya sudah dilepas. Nanti sampai hasil tes swab keempat, baru bisa disimpulkan lagi," imbuhnya.

Menurut Arif, pasien tersebut sebelum menjalani perawatan, pernah mempunyai riwayat perjalanan dari Pati. Pasien memang pernah kerja di Pati namun sudah keluar.

Hingga kini di Rembang baru ada dua kasus positif infeksi corona, yakni warga Kecamatan Pamotan yang sudah dinyatakan sembuh dan warga Kecamatan Rembang yang kondisi membaik namun masih menjalani perawatan di RSUD.

Pemkab Rembang mengimbau masyarakar memberikan dukungan berupa doa dan tidak memiliki stigma negatif terhadap pasien maupun warga desa setempat. "Yang perlu dilakukan adalah menaati anjuran pemerintah untuk tidak panik, meningkatkan kewaspadaan, rajin cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, pakai masker jika keluar rumah dan tidak keluar rumah jika tidak penting," pungkasnya. (sov/gus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »