Melihat Inovasi dan Kreasi Batik Yulianti Warno, Buat Sajadah Milenial Bisa Dikantongi

Monday, April 27, 2020
SAJADAH UNIK: Tamzis Al Anas, Owner  'Batik Yulianti Warno' menunjukan sajadah hasil kreasinya.
DI tengah persaingan usaha yang semakin ketat. Menuntut para pelaku usaha untuk dapat membuat inovasi dan kreasi yang berbeda, agar memiliki nilai lebih supaya bisa bertahan dan berkembang.

Seperti yang dilakukan usaha kreatif 'Batik Yulianti Warno'. Tempat usaha produksi batik yang bersentral di Kecamatan Juwana, saat ini memiliki inovasi dengan menciptakan sajadah yang unik dan kekinian.

Sajadah made ini 'Batik Yulianti Warno' berbeda dengan kebanyakan sajadah pada umumnya, karena dapat dilipat dan disimpan dalam saku baju, sehingga lebih praktis saat membawanya.

Menurut Tamzis Al Anas pemilik atau owner  'Batik Yulianti Warno' mengatakan, sasaran pasar sajadahnya adalah untuk membidik para kaum milineal. Karena itu Tamzis  menggunakan disign yang modren, namun tidak meninggalkan   motif corak batik.  Karena dia ingin tetap mempopulerkan batik dikalangan remaja.

"Meski ada sentuhan modern namun kita tidak meninggalkan pakem batik, ada motif manggar, parang, dan lainnya, kemudian dikombinasi dengan motif muslim seperti kubah masjid,” kata Tamzis.

Untuk launcing sajadah ini, Tamzil mengaku memang sengaja dilakukan saat bulan Ramadan agar tepat dengan momentnya.

Pemasaran sajadah ini sudah bisa diakses secara online melalaui beberapa akun medso milik manajemen pemasaran 'Batik Yulianti Warno' dan sementara dipasarkan secara offline dengan bekerja sama dengan beberapa pondok pesantren.

"Selain sajadah kita juga menjual sarung dengan disign batik yang menarik," imbuh Tamzil.

Untuk sajadah batik ini dibandrol dengan harga yang relatif terjangkau, yakni kisaran harga Rp 40-75 ribu untuk kualitas batik tulis.

Salah satu keunikan sajadah ini, selain bisa digunakan untuk alas saat salat, tekstur kainnya bisa dilipat sampai kecil jadi praktis dibawanya tinggal dimasukan dalam saku.

Sajadah kekinian ini juga bisa dipakai untuk asesoris seperti syal sehingga bisa multi fungsi cocok untuk mendukung fashion kaum milenial. (gus)
PRAKTIS : Bisa dilipat kecil masuk dalam kantong baju.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »