H.Purwadi Bagikan Sembako untuk Warga Ketitang Wetan

Sunday, April 12, 2020
BERI BANTUAN: Pengusaha asal Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Bantangan, H.  Purwadi membagikan ratusan paket sembako kepada tetangganya yang terdampak kesulitan ekonomi karena wabah corona.
PATI - Merasa prihatin dengan kondisi yang serba sulit di tengah wabah virus corona, H. Purwadi pengusaha asal Desa Ketitang, Kecamatan Batangan membagikan ratusan paket sembako kepada warga. 

Paket sembako berupa 5 Kg beras dan satu ekor ayam itu dibagikan kepada sedikitnya 800 kepala keluarga (KK) di Desa Ketitang Wetan.

Rencananya pemberian bantuan itu akan dilakukan secara rutin setiap satu minggu sekali, kepada warga yang sedang mengalami kesulitan ekonomi karena dampak wabah corona.

"Insyaallah bantuan sembako ini akan rutin seminggu sekali kami berikan kepada warga yang membutuhkan. Karena saat ini banyak warga terutama para buruh atau pekerja lepas harian harus kehilangan mata pencaharianya karena mereka harus berdiam diri di rumah di tengah pandemi virus corona," kata pemilik Cv Paritama Krakasindo, yang bergerak di bidang pemotongan ayam itu.

H. Purwadi berharap, dengan bantuan yang diberikan sedianya bisa membantu warga dalam mencukupi kebetuhanya. Dia pun berdoa agar wabah pagebluk virus corona agar segera berakhir.

Sementara itu, Sumar salah seorang warga yang menerima bantuan, Dia merasa sangat senang dan bersyukur atas pembagian sembako tersebut. Pasalnya saat ini yang dibutuhkan warga adalah bantuan berupa bahan makanan pokok untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. 

"Karena ada virus corona ini semua menjadi serba sulit. Apalagi semenjak pemerintah mengintrusikan harus berdiam diri di rumah, cari pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari ikut susah," keluh Sumar. 

Sumar berharap, selama musim pagebluk ini nantinya juga akan ada perhatian dari pemerintah untuk membantu warga.  Karena menurutnya saat ini kondisinya memang benar-benar serba sulit.

"Setidaknya ada bantuan juga dari pemerimtah, agar warga kecil seperti kami tetap bisa menyambung hidup. Sebab kalau harus tetap berdiam diri di rumah kami tidak bisa mendapat penghasilan," harap Sumar. (gus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »