Enam Tenaga Medis RSUD Kudus Dikarantina

Sunday, April 19, 2020
Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kudus, dr Andini Aridewi.
KUDUS - Sedikitnya enam tenaga medis RSUD dr Loekmono Hadi Kudus terpaksa harus dikarantina, mengingat ada riwayat melakukan kontak dengan satu pasien terkonfirmasi positif covid-19 asal Jepara. Satu diantaranya terkonfirmasi positif terpapar virus corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kudus, dr Andini Aridewi saat dikonfirmasi membenarkan ada enam tenaga medis RSUD Kudus yang harus diisolasi dan dipantau kesehatannya. Dari enam tenaga medis itu, 5 orang berstatus OTG dan satu orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

"Setelah dilakukan rapid test, satu tenaga medis yang sebelumnya berstatus OTG dinyatakan positif. Sedang hasil rapid tes lima tenaga medis lainnya negatif,’’ kata Andini, Minggu (19/4) kemarin.

Meski begitu, kata Andini, kondisi kesehatan keenam tenaga medis tersebut masih terpantau baik. Saat ini, keenam tenaga medis itu masih dalam masa pemulihan dan menunggu dilakukan swab ulangan. Swab yang kedua ini untuk memastikan, keenam tenaga medis tersebut benar terpapar positif corona atau tidak.

"Kemungkinan besok (hari ini swab kedua),’’ imbuhnya.

Sementara jumlah warga Kudus yang dikarantina, sambungnya, pada Minggu (19/4) pukul 14.00 WIB tercatat ada 75 orang. Sebanyak 51 orang dikarantina di Rusunawa Bakalan Krapyak dan 24 orang dikarantina di Balai Diklat Sonya Warih Menawan.

Andini menuturkan, agar terhindar dari virus ini, masyarakat diminta untuk selalu menjaga imunitas tubuh dengan melakukan olahraga rutin, konsumsi vitamin dan makanan bergizi. Selain itu, menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan dan yang terpenting cuci tangan pakai sabun (CPTS).

"Jika imun tubuh kita kuat, maka COVID-19 tidak bisa menembusnya,’’ kata Andini.

Diketahui, perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Kudus Minggu siang kemarin, terpantau tidak mengalami penambahan yang cukup signifikan. Pada rilis yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penangana Covid-19 di Kudus, terdapat 23 orang tanpa gejala (OTG), 158 orang dalam pemantauan (ODP) yang masih dipantau dan 86 pasien dalam pengawasan (PDP).

Secara rinci, sebanyak 59 PDP berasal dari dalam wilayah dan 27 PDP lainnya berasal dari luar wilayah. Dari 59 PDP dalam wilayah, 27 PDP diantaranya masih dirawat, satu PDP dirujuk, 19 PDP pulang sehat dan 12 PDP meninggal. Sedang 27 PDP dari luar wilayah, 12 PDP diantaranya masih dirawat, satu PDP dirujuk, 9 PDP pulang sehat, dan 5 PDP meninggal.

Adapun kasus Positif COVID-19 Kudus tidak ada penambahan. Hanya saja, masih terdapat 6 pasien dari dalam wilayah dan 4 pasien dari luar wilayah. Dari 6 pasien dalam wilayah, 3 dinyatakan Positif dan sedang dirawat, satu sembuh dan 2 meninggal. Sementara untuk 4 pasien luar wilayah, dua dinyatakan Positif dan sedang dirawat, 2 sembuh dan tidak ada yang meninggal.

Melihat data tersebut, total pasien Positif COVID-19 yang tercatat ada 10 kasus. Guna menekan angka kasus covid-19, Pemkab Kudus telah memberlakukan jam malam sejak Sabtu (18/4). (han)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »