DPUTR Pati Tunda Proyek DAK dan Banprov, Anggaran Dialihkan untuk Penanganan Covid-19

Wednesday, April 29, 2020

PATI - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati melakukan refocusing anggaran guna percepatan penanganan virus Covid-19. Imbasnya, sejumlah pekerjaan proyek fisik harus ditunda pelaksanaanya.

Kepala DPUTR Kabupaten Pati melalui Kasi Peningkatan Jalan Hasto Utomo mengatakan, penundaan proyek itu adalah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Provinsi (Banprov).

“Namun untuk yang dari anggaran APBD Pati tetap lanjut. Minggu kemarin bahkan sudah mulai masuk ke Unit Layanan Pengadaan (ULP),” terangnya.

Penundaan itu diakuinya memang untuk refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Total dana DAK tercatat sebanyak Rp 22 miliar sedangkan yang banprov diakuinya mencapai Rp 14,5 miliar.

“Terkait ditundanya sampai kapan kami masih menunggu info lebih lanjut. Harapannya kalau pandemi segera berakhir dan masih ada anggaran bisa dilanjutkan lewat perubahan anggaran. Namun jika sampai lama maupun anggarannya telah terpakai semua ada kemungkinan ditunda tahun depan,” jelasnya.

Lebih lanjut, di antara proyek yang terpaksa ditunda itu sendiri seperti jalan Pati - Gabus, jalan Jakenan - Jaken, jalan Bajomulyo - Juwana, Jalan Kayen - Gowa Pancur serta jalan Purwodadi - Klumpit.

“Kalau Jalan Pati - Gabus dan Jalan Jakenan - Jaken itu lantaran berasal dari DAK. Sementara tiga proyek jalan sisanya berasal dari Banprov,” tambahnya.

Sejumlah proyek itu memang diketahui memiliki anggaran yang cukup besar. Jalan Jakenan - Jaken misalnya dianggarkan Rp 14,6 miliar, jalan Pati - Gabus Rp 6,5 miliar, Jalan Bajomulyo - Juwana Rp 8 miliar, jalan Kayen - Goa Pancur Rp 5 miliar dan jalan Purwodadi - Klumpit Rp 1,5 miliar. (gus

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »