Demangan Dijadikan Kampung Siaga Covid-19

Monday, April 13, 2020
MEMASANGKAN MASKER: Kades Demangan Alex Fahmi memasangkan masker kepada warga yang akan masuk ke Desa Demangan.
KUDUS - Desa Demangan, Kecamatan Kota Kudus dikukuhkan menjadi kampung siaga antisipasi dan penanggulangan corona virus diseases 2019 (Covid-19). Pembentukan kampung siaga tersebut sebagai bentuk sinergitas antara pemerintah desa (Pemdes), Pemkab Kudus dan jajaran Polri-TNI.

Kepala Desa Demangan, Alex Fahmi mengatakan, Desa Demangan sudah siap menjadi kampung siaga antisipasi virus corona, sejumlah program pencegahan juga telah dilakukan. Mulai dari pemberian masker kepada masyarakat, melaksanakan cuci tangan pakai sabun dan penyemprotan disinfektan.

"Kami juga membentuk tim relawan dengan melibatkan Linmas dan Bidan Desa, yang bertugas melakukan penanggulangan Covid-19,’’ jelas Alex usai menyerahkan masker kepada warganya, Senin (13/4).

Adapun bentuk penanggulangan yang telah dilakukan, lanjutnya, mengkarantina warga yang baru pulang bekerja dari luar kota di rumahnya sendiri selama 14 hari. Sampai saat ini, sudah ada 5 sampai 10 orang yang bersedia mengisolasi mandiri.

"Kami sudah persiapkan secara maksimal, sejak 1 April lalu. Untuk penanggulangan ini kami menggunakan dana desa,’’ ujarnya.

Sementara Kapolres Kudus AKBP Catur Gato Efendi mengatakan, pembuatan kampung siaga covid-19 ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antara masyarakat dan pihak pemerintah daerah. Dia meyakini, jika pemerintah dan masyarakat kompak maka virus bisa dilawan.

"Ini kami deklarasikan untuk melawan virus Covid-19 bersama-sama,’’ tandasnya.

Selama masih terjadi pandemic, Catur menuturkan, sejumlah prosedur kesehatan pun akan diberlakukan, apabila ada masyarakat luar yang ingin masuk ke desa tersebut. Setiap warga juga diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan sebelum memasuki wilayah Desa Demangan.

‘’Kendaraan warga juga akan disemprot cairan disinfektan sebelum masuk,’’ imbuhnya.

Dia menambahkan, pembentukan kampung siaga Covid-19 ini juga sebagai upaya mengawasi para pemudik, yang lolos screening awal di Terminal Induk Jati. Pemudik yang telah sampai rumah, akan dipantau oleh tim medis dan diminta mengisolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya. Selama karantina itu akan diberlakukan protokol kesehatan sesuai arahan Menteri Kesehatan.

Rencana kedepan, lanjut Catur, pihaknya akan mencanangkan semua desa maupun kelurahan di Kudus menjadi Kampung siaga Covid-19. Soal alasan mengapa Desa Demangan menjadi desa pertama, adalah karena desa Demangan dirasa telah siap.

"Kedepan, desa-desa lainnya juga akan seperti ini. Harapannya semua desa di Kudus bisa jadi desa siaga Covid-19,’’ pungkasnya. (han/gus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »