Belum Ada Kasus Positif Corona di Kudus

Wednesday, April 01, 2020
dr Andini Aridewi, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus
INFOJATENGPOS, KUDUS - Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus dr Andini Aridewi menegaskan belum ada kasus terkonfirmasi positif corona di Kudus. Menyusul hasil laboratorium atau swab pasien dalam pengawasan (PDP) yang di rawat di rumah sakit menunjukkan negatif.  

‘’Hasil sweb PDP yang dirawat semua negatif,’’ jelas Andini saat ditemui di Pendapa Kabupaten Kudus, Rabu,(1/4), kemarin.

Dia memaparkan, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten terus saat ini sebanyak 244 orang, dan jumlah akumulatif PDP di Kudus 76 pasien. Dari jumlah total PDP tersebut, 42 pasien diantaranya sudah di swab dan saat ini sudah dipulangkan. Adapun hasilnya 16 pasien dinyatakan negatif dan hasil swab 26 PDP lainnya belum keluar.

‘’Masih ada 17 pasien yang belum di swab karena alat swab dan virus transport media (VTM) jumlahnya terbatas,’’ ungkapnya.

Sedang jumlah PDP di rawat, sambung Andini, saat ini masih ada 31 pasien yang dirawat di tiga rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Kudus, yakni di RSUD dr Loekmono Hadi, RS Mardi Rahayu dan RS Kumala Siwi.

‘’Dari data tersebut, PDP meninggal yang tercatat ada 6 orang.  Satu diantaranya dari Jepara, dan satu kasus belum di swab,’’ paparnya.

Andini menambahkan, melihat banyaknya ODP yang tercatat, pihaknya akan melakukan rapid test. Rapis test ini diprioritaskan untuk tenaga kesehatan di rumah sakit dan puskesmas.

‘’Rapid test juga akan dilakukan untuk PDP yang yang belum di swab,’’ tuturnya.

 Terpisah, Direktur RSUD dr Loekmono Hadi, dr Abdul Aziz Achyar mengatakan, data PDP yang dirawat di RSUD Kudus per 1 April 2020 pada pukul 14.00 WIB ada 22 pasien dari PDP kumulatif sebanyak 67 pasien. Semua pasien tersebut sudah diswab dan hasilnya negatif.

‘’Hasil swab 22 pasien sudah keluar dan Alhamdulillah semua negatif,’’ kata Aziz.

Sebelumnya, sebanyak 38 orang dari 76 orang yang dikategorikan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dinyatakan sehat, dan saat ini sudah diperbolehkan pulang. Sementara 6 pasien diantaranya telah meninggal dengan penyakit penyerta. Kemudian 32 PDP lainnya masih dirawat di tiga rumah sakit rujukan di Kota Kudus. (han/gus) 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »