Belasan Pemudik dari Zona Merah Dikarantina

Monday, April 13, 2020
CUCI TANGAN: Seorang warga yang ingin masuk ke ruang karantina Rusunawa Bakalankrapyak, mencuci tangannya dengan sabun di tempat yang tersedia.
KUDUS - Sebanyak 16 pemudik yang baru datang dari zona merah ke Kota Kudus, saat ini tengah menjalani masa karantina atau isolasi di sejumlah tempat yang disediakan Pemkab Kudus. Sebelum mereka tiba di kampung halaman dan berkumpul keluarga masing-masing.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus, Abdul Halil saat ditemui di gedung DPRD Kudus, Senin (13/4). Berdasarkan catatannya, ada 16 pemudik yang diarahkan di tempat karantina. Belasan pemudik itu hasil penyisiran yang dilakukan di Terminal Induk Jati Kudus sejak Sabtu (11/4) kemarin lusa.

"16 orang itu hasil cegatan kami. Hari pertama ada 12 orang dan hari kedua 4 orang,’’ jelas Halil.

Menurutnya, pemudik itu datang dari zona merah atau daerah penyebaran virus corona seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) . Sebelum mereka pulang ke rumah masing-masing, akan dikarantina selama 14 hari di tempat-tempat yang disediakan Pemkab Kudus.

"Kami sudah persiapkan segala sesuatunya, semoga berjalan dengan baik,’’ imbuhnya.

Halil mengungkapkan, selama melakukan penyisiran ditemukan beberapa kendala, diantaranya ada pemudik yang lolos pemeriksaan dan langsung pulang ke rumah. Untuk itu, Dia berharap warga yang belum dilakukan screening, bisa melapor kepada ketua RT atau RW dan Pemerintah Desa setempat.

"Tidak harus kita semua. Kami sudah berupaya semaksimal mungkin,’’ tandasnya.

Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus, dr Andini Aridewi mengatakan, pemudik yang dikarantina saat ini ada 21 orang, 15 orang di Rusunawa Bakalankrapyak, dedangkan pemudik yang ditempatkan di Balai Diklat Sonyawarih Desa Menawan, Kecamatan Gebog berjumlah 9 orang.

"Saat ini di Rusunwa ada 15 orang dan di Balai Diklat Menawan 6 orang,’’ paparnya.  

Sebelumnya, Plt Bupati Kudus HM Hartopo memastikan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Bakalankrapyak siap ditempati pemudik yang baru datang dari luar daerah. Sedang dua tempat karantina lainnya, yakni gedung Balai Diklat Sonyawarih di Desa Menawan Kecamatan Gebog dan Graha Muria Colo, tinggal menunggu kelengkapan sarpras pendukung.

"Diperkirakan awal pekan depan telah siap,’’ ujar Hartopo didampingi Ketua DPRD Kudus Masan, Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi dan Dandim 0722/Kudus Letkol Arm Irwansah usai mengecek kesiapan Rusunawa, Sabtu (11/4) kemarin lusa. (han/gus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »