APBDes Tahun 2019 Desa Tumpangkrasak Banyak Terserap di Sektor Pembangungan

Wednesday, April 01, 2020
REHABILITASI JALAN DESA: Proses pengaspalan jalan di Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.
KUDUS - Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2019 Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus banyak terserap di bidang pelaksanaan pembangunan desa.

Dikatakan oleh Kaur Umum pada Pemerintahan Desa (Pemdes) Tumpangkrasak Nur Hayati, pendapatan Desa Tumpangkrasak tahun 2019 sejumlah Rp 2.012.060.000. Dengan rincian, 0,063% atau setara dengan Rp 156.287.500 bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PAD), 0,913% atau setara dengan Rp 1.836.217.600 dari Pendapatan transfer, serta 0,010 atau setara dengan Rp 19.554.900 dari pendapatan lain-lain.

“Untuk pendapatan transfer terdiri dari Dana Desa, ADD, BPHRD, Bantuan Keuangan Provinsi, dan Bantuan Keuangan Kabupaten,” paparnya.

Sementara itu, untuk anggaran belanja/pembiayaan terkucurkan untuk 5 bidang, yang terdiri dari bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, bidang pelaksanaan pembangunan desa, bidang pembinaan kemasyarakatan, bidang pemberdayaan masyarakat, serta bidang penanggulangan bencana, darurat, dan mendesak desa.

Berdasarkan data yang ada, bidang pembangunan desa menyedot anggaran paling banyak. Yaitu 0,573% atau sejumah Rp 1.425.219.013. Meliputi pembangunan dalam sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, kawasan pemukiman, kehutanan dan lingkungan hidup, serta Perhubungan, komunikasi dan informatika.

“Paling banyak untuk bidang pekerjaan umum dan penataan ruang, berupa pemeliharaan jalan desa, pemeliharaan jalang lingkungan atau gang, dan pemeliharaan prasarana jalan desa seperti gorong-gorong, selokan, parit, atau drainase,” tuturnya.

Disusul dengan pembiayaan di bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, lanjutnya, sebesar 0,348% atau setara dengan Rp 865.301.250. Melipui, sektor penyelenggaraan belanja siltap, tunjangan, dan operasional. Kemudian, sektor penyediaan sarana dan prasarana, serta penyelenggaraan tata praja pemerintah, perencanaan, keuangan, dan pelaporan.

Selanjunya, pada bidang pembinaan kemasyarakatan menelan anggaran sebesar Rp 171.792.652  atau 0,069%. Bidang  Pemberdayaan Masyarakat sebesar Rp 20.000.000 atau 0.008%. Dan di Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat, dan Mendesak Desa sebesar Rp 4.990.000 atau 0,02 %.

“Jumlah Belanja Desa tahun 2019 di Tumpangkrasak sebesar Rp 2.487.302.915, yang Rp 475.242.915 diantaranya masuk ke Pembiayaan Desa,” imbuhnya. (mia/gus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »