Warga Desa Mojo, Tujuh Tahun Hidup di Tenda Terpal

Thursday, February 20, 2020
MERANA: Suwardi sedang berada di depan gubuknya dengan kondisi memprihatinkan.
PATI - Ditengah kemajuan jaman, seperti sekarang ini, ternyata masih ada satu warga di Jawa Tengah hidup tanpa rumah. Adalah  Suwardi (68) warga Dukuh Kentengan RT 5/RW 04 Desa Mojo, Kecamatan Cluwak, Pati.  Sudah selama tujuh tahun, Suwardi  harus berteduh dibawah tenda yang terbuat dari plastik, bekas baliho.

Tempat tinggal yang ditempati kakek Suwardi, keadaannya sangat memprihatikan. Sebuah tenda plastik berukuran 3x3 meter yang digawangi empat pohon jaranan, menjadi penguat topangan rajutan aneka baliho. 

Akibat keadaan gubuk yang sangat tidak layak huni tersebut, memaksa kakek Suwardi harus keluar rumah untuk berteduh dibawah rimbunya pohon pisang. 

Didalam petak rumah yang tanpa lampu, hanya tersedia balai kecil dan sebuah almari yang dalam keadaan berantakan. 

"Setelah ibu saya meninggal dunia, lalu saya hidup di gubuk ini. Jadi sudah tujuh tahun" kata kakek Suwardi.

Ayah dari seorang putri yang kini hidup di desa Sampok kecamatan Gunungwungkal ini mengaku, kalau malam sering terjaga. Karena tempat tidurnya sering dilewati binatang buas, seperti ular yang cukup besar, atau burung hantu.

"Kalau ada ular, iya saya diam saja. Saya hanya pasrah" tuturnya.

Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Suwardi terpaksa memulung barang rongsokan di Kelet Jepara atau arah Dukuhseti. Namun jika badannya tidak sehat, dia lebih memilih tidur di gubuknya, sambil menunggu bantuan (kiriman) makan dari adiknya, Sutarni. (gus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »