Bangga Jadi Anggota Duta Adiwiyata

Monday, February 10, 2020
DUTA ADIWIYATA: Gatan Ramadani (Kanan) dan Erinadya Dhea Fibrila (Kiri) anggota  Duta Adiwiyata SMPN 1 Trangkil.
PATI - Predikat sekolah adiwiyata yang disandang oleh SMP N 1 Trangkil tidak lepas dari peran para kader duta adiwiyatanya. Seperti Gatan Ramadani dan Erinadya Dhea Fibrila, dua sosok inilah yang selalu memegang teguh nilai-nilai kebersihan lingkungan, sehingga mereka diamanati menjadi duta adiwiyata sekolahnya. Kedua sosok tersebut sangat mempunyai andil besar dalam suksesi SMP N 1 Trangkil adiwiyata tingkat provinsi.

Setelah dilantik sebagai duta adiwiyata tanggal 3 Februari 2020 kemarin, Dhea, panggilan akrab Erinadya Dhea Fibrila, mengaku belajar banyak selama menjadi duta adiwiyata. 

“Bahkan materi-materi yang saya dapat ketika menjadi duta adiwiyata di sekolah, saya terapkan di rumah juga,” katanya. 

Dhea mengaku kesadaran akan cinta lingkungan secara otomatis tertanam dari lubuk hatinya yang paling dalam. 

“Ketika sampai di rumah, tanpa ada perintah dari orang tua, langsung membersihkan ruangan dan halaman rumah,” jelasnya.

Selain Dhea, Gatan, sapaan akrab Gatan Ramadani mengatakan keluarganya sangat mendukung dengan dirinya dinobatkan menjadi salah satu dari 24 siswa yang dilantik menjadi duta adiwiyata SMP N 1 Trangkil. 

“Ibu banyak mendoakan semua yang terbaik untuk kami dan sekolahan kami, selain itu, orang tua juga berperan aktif di rumah. Ketika kita sedang lupa membersihkan lingkungan di rumah, orang tua langsung mengingtkan kita, ” ungkapnya.

Gatan, yang notabene lahir di Jakarta, merasa termotivasi dari lingkungan di Jakarta dengan predikat sebagai konsumen sampah terbesar. 

“Nantinya pelajaran seperti mencintai lingkungan dan mengurangi sampah plastik akan saya terapkan di kampung kelahiran saya, agar momok sebagai kota dengan penghasil sampah terbesar itu juga lama kelamaan akan terhapus,” pungkasnya. (mail/gus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »