Anggota Dewan Siap Kawal Hasil Musrenbang Kecamatan Gembong

Wednesday, February 12, 2020

Anggota DPRD Pati yang hadir dalam musrenbang di Kecamatan Gembong menunjukkan batik pamelo khas gembong.
PATI – Hasil musrenbang di Kecamatan Gembong, Selasa (11/2/2020) akan dikawal oleh Anggota DPRD Pati. Hal itu, agar hasil tersebut bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Khususnya warga di Kecamatan Gembong.

Anggota DPRD Kabupaten Pati, Rusdi yang hadir dalam musrenbang tersebut mengungkapkan dalam pokok-pokok pikirannya menyampaikan. Hasil musrenbang diharapkan bisa bermanfaat bagi warga Kecamatan Gembong pada khususnya dan warga masyarakat Pati pada Umumnya.

Untuk Pagu Indikatif Kecamatan (PIK) Kecamatan Gembong ini sebesar 2.8 Milyar Rupiah. Yang mana kami dari dewan akan membantu dan mengawal usulan yang ada,” ungkapnya.

Usulan tersebut antaralain adalah pelatihan aparatur pemerintah desa, pelatihan ekonomi, rabat beton, desa wisata kampung kelor, gerbang identitas kecamatan gembong diperbatasan, tambak tempur, tambahan modal pelaku UMKM, Sarana dan prasarana posyandu dan pencegahan stunting, sarana olahraga futsal dan tenis, rumah pengolahan sampah, konfeksi, peternakan sapi, peralatan pertukangan, bak sampah, pengadaan alat gamelan, pengadaan perpustakaan sekolah.

“Selain itu juga ada pembangunan dam parit, pengadaan bibit alpokat, pelatihan kerja pemuda, BKM pemuda, pelatihan kelompok seni karawitan dan barongan, bantuan rumah tidak layak huni, rehab pasar desa, pemberdayaan BUMDes, drainasi, pelatihan sulam pita, Pamsimas dan pengaspalan Jalan,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati juga sangat mengapresiasi Kecamatan Gembong karna pajak sudah lunas No 1 Se-Kabupaten Pati. Dan dirinya juga berharap bisa juara pertama dalam verifikasi data SIKS-NG. Supaya masyarakat segera merasakan manfaatnya.

“Kita juga akan memperjuangkan usulan dari pengarajin batik khas gembong. Yaitu ada batik pamelo agar bisa diangkat ke tingkat Kabupaten. Sehingga lebih dikenal dan bisa bersaing dengan pengrajin-pengrajin batik di Kecamatan Lainnya,” imbuhnya.(gus)



Share this

Related Posts

Previous
Next Post »