602 Hektare Sawah Terancam Puso

Wednesday, February 05, 2020
Foto: Rhoman D. Febrianto
PATI - Seluas 1.259 hektar lahan persawahan di wilayah Kabupaten Pati tergenang banjir. Sementara yang terancam puso ada sebanyak 602 hektar.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati Muhtar Efendi mengatakan, jumlah tersebut bisa saja berkurang dan bertambah. Hal itu melihat curah hujan yang terjadi di wilayah Pati saat ini.

"Karakter banjirnya kadang sepekan sudah surut. Jadi belum bisa dipastikan. Tetapi data yang masuk ke kami, ada 1.259 yang tergenang," katanya, Rabu (5/2).

Dari 1.259 hektar tersebut setidaknya tersebar di tujuh kecamatan. Yakni di Kecamatan Kayen ada 210 hektar yang tergenang banjir. Kemusian di Kecamatan Gabus sebanyak 137 hektar, Jakenan ada 10 hektar, Juwana sebanyak 20 hektar, Margorejo sebanyak 27 hektare dan Dukuhseti sebanyak 288 hektar.

"Yang paling banyak ada di Kecamatan Sukolilo, yakni mencapai 589 hektar areal persawahan yang tergenang banjir," imbuhnya.

Untuk mengantisipasi keeugian para petani, pihak Dinas Pertanian pun berupaya untuk memberikan bantuan berupa bibit padi. Sehingga apabila waktunya sudah tepat, penanaman bibit bisa dilakukan kembali.

Dia juga belum bisa memastikan terkait kerugian yang dialami para petani. Mengingat, sawah yang tergennag banjir usia tanamnya variatif. Ada yang siap panen, ada yang baru tanam dan ada yang usia remaja.

"Kami akan identifikasi dulu, mana yang parah dan mana yang tidak terlalu parah. Karena banjir ini terkadang dalam sepekan sudah surut dan kondisi padi masih baik," tutupnya. (gus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »