Ketoprak SMPN 1 Jaken Wakili Jateng Pada Pekan Kebudayaan Nasional

Monday, October 07, 2019
ATRAKTIF : Penampilan dari sejumlah siswa SMPN 1 Jaken terlihat begitu atraktif saat memainkan ketoprak di Dukuh Ngulaan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Jaken belum lama ini.
PATI - Kesenian pelajar di Kabupaten Pati kembali dipercaya untuk tampil di kancah nasional. Setelah sebelumnya kelompok ketoprak pelajar asal Kayen tampil di Kementerian Pendidikan, kini ganti kelompok ketoprak pelajar Pati dijadwalkan bakal main di Pekan Kebudayaan Nasional.

Kelompok ketoprak pelajar itu berasal dari SMP N 1 Jaken. Mereka dipercaya untuk menampilkan kesenian yang telah menjadi ikon Kabupaten Pati itu di Panggung Guyub Istora Senayan pada 11 Oktober mendatang. Acara itu sendiri dihelat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Kegiatan itu akan diikuti oleh perwakilan dari seluruh Indonesia. Kebetulan Pati dipercaya untuk mewakili Jawa Tengah dalam mengisi kesenian disana. Kami berencana untuk menampilkan ketoprak pelajar,” ujar Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Pati Paryanto.

Uniknya dalam pertunjukkan yang tengah disiapkan, semuanya bakal dimainkan oleh siswa sekolah menengah pertama. Mulai dari karawitan, hingga pemain dari ketoprak tersebut. Bahkan konsep pertunjukkannya pun akan memadukan dengan kesenian tradisi lainnya seperti halnya dengan wayang kulit.

Pertunjukkan itu direncanakan membawakan lakon yang menceritakan babat Pati yakni Yuyu rumpung. Untuk memaksimalkan pementasan, para pelajar itu didampingi oleh sejumlah pegiat ketoprak seperti Mogol, Tukul, Sigit Sumarlan dan Ragil.

“Momentum ini memang menjadi langkah dalam rangka pelestarian kesenian tradisional di Kabupaten Pati. Setidaknya kami ingin memperkenalkan seni dan budaya yang ada di Pati kepada para pelajar,” terangnya.

Dengan begitu diharapkan para pelajar akan mengetahui dan menyukai.Hal tersebut tentu menjadi bagian dan langkah dalam penguatan karakter dan pelajar dan anak muda.

Sunarto, salah satu guru Bahasa Indonesia SMPN 1 Jaken mengatakan, dalam kelompok ketoprak pelajar yang diberi nama Kridho Siswo itu dikatakannya diikuti oleh sedikitnya 42 pemain. Semuanya dikatakan merupakan siswa kelas 7, 8 dan 9 SMPN 1 Jaken.

“Kami membawakan lakon Yuyu Rumpung dengan durasi sekitar 3,5 jam. Konsepnya sendiri bakal dipadukan dengan ragam kesenian tradisional lain termasuk ada wayang kulit,”katanya.

Untuk mematangkan kesiapan para siswa sendiri, kelompok ketoprak pelajar tersebut telah beberapa kali manggung. Seperti yang dilakukan di Dukuh Ngulaan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Jaken. Ratusan penonton pun tampak antusias menyaksikan penampilan dari para pemain ketoprak cilik tersebut.(lis)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »