Garap Jalan Penghubung Antar Desa

Thursday, October 10, 2019
BUPATI: Bupati Rembang Abdul Hafidz saat menghadiri acara pembukaan TMMD di Desa Dadapan.
REMBANG - Operasi bakti TNI Manunggal Masyarakat Desa (TMMD) Sengkuyung tahap 3 tahun 2019 telah dibuka, kemarin. Kegiatan dimulai pada tanggal 2 sampai 31 Oktober 2019 dilaksanakan di Desa Dadapan, Kecamatan Sedan, Rembang.

Bupati Rembang Abdul Hafidz membuka kegiatan TMMD kali ini. Membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, bupati mengatakan, TMMD adalah program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah yang bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah. 

Anggaran yang dikucurkan kali ini sebesar Rp 515 juta, yakni dari APBD Kabupaten Rp 250 juta dan dari APBD Provinsi Rp 265 juta.

“Dengan harapan kesejahteraan masyarakat di daerah juga akan meningkat. Selain itu, hal ini juga upaya mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat," katanya.

Bupati mengungkapkan, program TMMD dapat terlaksana dengan baik apabila terdapat kerja sama yang saling mendukung dari unsur yang terlibat. Khususnya TNI, Polri serta pemda maupun masyarakat. Keharmonisan dan kebersamaan ataupun kemanunggalan TNI dengan rakyat telah menjadi salah satu pilar untuk tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Perwira pelaksana, Kapten Inf. Tarmuji menjelaskan, dilaksanakannya TMMD di Desa Dadapan karena belum adanya akses jalan penghubung antara desa Dadapan dengan Dusun Waturumpit, Desa Tanjungsari, Kecamatan Kragan. Jalan penghubung yang ada saat ini dalam kondisi tanah bebatuan gunung dengan lebar badan berupa jalan setapak yang sulit dilewati.

Tarmuji menerangkan kegiatan fisik TMMD berupa pembangunan jembatan berukuran 7 kali 4 meter; jalan makadam berukuran 910 meter kali 2,5 meter; rabat beton, plat beton, tebing 8 unit dan 1 pos kamling. Sementara kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan pasar murah. (sov/lis)


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »