Firman Soebagyo Tutup Pelatihan Pembinaan Karakter Pemuda di Pati

Sunday, February 17, 2019
LULUS : Ketua Umum Ikatan Keluarga Kabupaten Pati (IKKP) Firman Soebagyo menyematkan tanda sebagai simbolis kepada peserta yang telah selesai mengikuti pelatihan dan pembinaan karakter pemuda di Pati.AGUS RIYANTO/JATENG POS
PATI- Sebanyak 29 pelajar di Kabupaten Pati dinyatakan lolos setelah mengikuti pelatihan dan pembinaan karakter yang diadakan Ikatan Keluarga Kabupaten Pati (IKKP) dan Kementerian Pendidikan Nasional serta Kodim 0718/Pati.
Pelatihan pembinaan karakter tersebut dilaksanakan mulai dari 21 November 2018 hingga 16 Februari 2019.

Selama kurang lebih tiga bulan, para pelajar yang mengikuti program pelatihan tersebut ditempa dan diberi pelatihan agar memiliki prilaku dan karakter yang baik. Tidak hanya mental, dalam pelatihan itu fisik dan ketahanan tubuh para peserta juga turut dilatih.

Ketua Umum Ikatan Keluarga Kabupaten Pati (IKKP) Firman Soebagyo mengatakan, program pendidikan dasar ini diselenggarakan untuk mencetak para pemuda yang berkwalitas yang disiapkan untuk menuju proses pendaftaran rekrutmen AKPOL, AAD, AAL dan AAU atau akademi-akademi lainnya.

" Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan para pelajar ini memiliki bekal untuk menghadapi seleksi masuk Akademi kedinasan apakah itu militer atau dinas lainnya," ujar Firman Soebagyo yang juga Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar.

Setelah mengikuti program pelatihan ini Firman Soebagyo berharap, agar setiap masing-masing peserta membentuk forum komunikasi alumni, untuk menjalin interaksi dan komunikasi yang berkesinambungan. Sehingga, bagi mereka yang tidak lolos atau tidak tertarik masuk AKPOL atau AKMIL, bisa masuk ke akademi-akademi lainnya, seperti Akademi Imigrasi, Akademi Pelayaran, atau Akademi Penerbangan.

“Persyaratan untuk lolos seleksi di akademi, nilainya minimal rata-rata 7. Forum komunikasi ini penting, agar para alumni dapat saling berinteraksi dan berkomunikasi, jangan sampai setelah pelatihan ini selesai begitu saja. Ini penting dan harus ada kesinambungan,” katanya.

Tidak hanya sebatas mengadakan pelatihan pembinaan karakter saja, lanjut Firman Soebagyo, IKKP juga akan terus memfasilitasi kebutuhan anak-anak muda di Pati ini agar kedepan ada kesinambungan dan regenerasi para senior-seniornya sudah mulai memasuki masa pensiun baik yang di TNI maupun Polri.

"Karena para jenderal di TNI dan Polri dari Kabupaten Pati luar biasa. Sehingga melalui kegiatan ini, 15 tahun mendatang sudah muncul kembali jenderal-jenderal dari Pati. Atau mereka yang tidak tertarik untuk ke AKPOL dan AKMIL, IKKP akan mencarikan beasiswa belajar ke luar negeri untuk menjadi orang pemikir (saintis) untuk bisa kembali membangun Pati," kata Firman Soebagyo usai menghadiri acara penutupan pelatihan dan pembinaan karakter pemuda di Makodim 0718/Pati, Sabtu, (16/2).

Sementara itu, Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Arm Arif Darmawan dalam kesempatan yang sama  juga berpesan pada para peserta agar senantiasa menjaga kesehatan terutama stamina untuk menghadapi proses rekrutmen taruna AKMIL maupun AKPOL

" Secara garis besar para peserta yang telah mengikuti pelatihan dasar ini sudah siap untuk mengikuti seleksi menjadi taruna, baik AKMIL atau AKPOL.  Karena selama mengikuti pelatihan, mereka sudah diberi kisi-kisi tentang apa saja nanti yang harus disiapkan dalam proses seleksi. Sehingga apa yang didapat sekarang itu harus dipertahankan,” ujarnya.

Dalam pelatihan dan pembinaan karakter pemuda di Pati sebenarnya diikuti sebanyak 31 peserta, yang diambil dari para pelajar SMA yang memiliki prestasi di sekolahnya.

Selama proses pelatihan, ada dua peserta yang dinyatakan tidak lolos karena tidak bisa mengikuti pelatihan hingga akhir, dikarenakan mengalami cidera akibat kecelakaam lalulintas, sementara seorang lainya mengalami terkilir pada kaki saat latihan futsal diluar jadwal pelatihan.(gus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »