Tenda Relokasi PKL Pati, Diduga Dirusak Orang

Tuesday, January 08, 2019


DIDUGA DIRUSAK :  Sejumlah tenda di komplek Tempat Pelalangan Kayu (TPK) belakang GOR Pesantenan Pati, yang akan dijadikan tempat relokasi PKL Simpang Lima dalam keadaan rusak. FOTO : AGUS RIYANTO/JATENG POS

INFOJATENGPOS/PATI – Kerusakan sejumlah tenda yang berada di komplek Tempat Pelalangan Kayu (TPK) belakang GOR Pesantenan Pati, yang terjadi beberapa waktu lalu, diduga karena ulah oknum warga tidak bertanggung jawab.


Tenda kain terpal yang sejatinya disiapkan untuk para pedagang kaki lima (PKL) pindahan dari Alun-Alun Simpang Lima ini diduga sengaja dirusak oleh orang yang tidak setuju dengan rencana relokasi.

Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Pati, Arief Wahyudi mengatkaan, jika diamati  kerusakan tenda itu tidak wajar, sebab rangka besi banyak yang melengkung seperti sengaja dibengkongkan oleh orang.

“Kami menduga kerusakan tenda dilakukan oleh oknum warga. Tetapi kami tidak mengetahui siapa yang melakukannya,” ungkap Arief , Selasa (8/1).

Lebih lanjut Arif menjelaskan, apabila tenda itu melengkung ke bawah lantaran beban air hujan, menurutnya sangat tidak mungkin. Apalagi, air hujan yang mengendap di atasnya, tidak akan membuat rangka tenda melengkung karena atapnya dibuat lancip.

“Kalaupun terkena air hujan, pasti air akan langsung jatuh ke lantai, karena bentuk tendanya mempunyai bentuk lancip ke atas. Sehingga air akan mudah mengalir,” imbuhnya.

Untuk mengatasi kerusakan itu, saat ini pihak rekanan sudah memperbaiki tenda-tenda yang rusak. Untuk menguatkan kontruksi tenda juga ditambahkan tiang penyangga pada bagian tengah agar lebih kokoh.

Arif menambahkan, selain fasilitas tenda yang sudah disiapkan untuk tempat berjualan, di tempat relokasi yang baru itu juga akan dibangun gapura pintu masuk agar lebih menarik pengunjung nantinya. Selain itu, juga akan dibangun ruang publik seperti panggung untuk pementasan jika ada event hiburan. 

" Untuk fasilitas gapuran dan panggung hiburan sudah disiapkan anggaran sebesar Rp 200 juta yang diambilkan dari anggaran tahun 2019 ini," tandas Arif. (gus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »