RSUD Soewondo Pati Ditetapkan Sebagai RS Pendidikan

Thursday, January 03, 2019
BANGGA : Direktur RSUD Soewondo Pati, dr.Suworo Nurcahyono, M. Kes, bersama Wadir Adm dan Keuangan Pirno,S.sos,MM, menunjukan sertifikat RS Pendidikan dari Kementrian Kesehatan RI. FOTO: AGUS RIYANTO/JATENG POS

PATI - Kementrian Kesehatan RI menetapkan status tipe Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati, sebagai Rumah Sakit Pendidikan. Itu berarti tipe RSUD Soewondo yang sebelumnya Tipe B non Pendidikan, kini menjadi Tipe B Pendidikan.
Peningkatan status itu diharapkan dapat menambah mutu pelayanan kepada masyarakat. Tidak hanya dalam pelayanan kesehatan saja, namun RS Soewondo dengan status yang baru ini juga diharapkan bisa menjadi tempat rujukan para tenaga medis untuk belajar guna menunjang peningkatan kemampuanya.
Direktur RSUD Soewondo, dr.Suworo Nurcahyono, M. Kes, mengatakan, untuk mendapatkan sertifikasi sebagai RS Pendidikan bukanlah hal yang mudah. Karena ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, diantaranya harus mempunyai fasilitas sarana dan prasarana yang memadahi dan ditunjang dengan tenaga medis yang mumpuni di bidangnya.
“Sebenarnya kita sudah berupaya untuk memperoleh sertifikasi sebagai RS Pendidikan ini sejak tahun 2010. Namun baru diakui pada akhir tahun kemarin, karena syaratnya memang tidak gampang " kata Direktur RSUD RAA Soewondo, dr. Suworo.
Lebih lanjut, dr. Suworo mengatakan, sebelum ditetapkan sebagai RS Pendidikan, pada bulan Oktober 2018 lalu  Pihak dari Kementrian Kesehatan RI melakukan proses verifikasi. Setelah dinyatakan layak, pada 28 Desember, RSUD RAA Soewondo resmi ditetapkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan.
"Penyerahan sertifikat untuk penetapan status Rumah Sakit Pendidikan diberikan pada tanggal 28 Desember kemarin, langsung di Kantor Kementrian Kesehatan RI di Jakarta," imbuhnya.
dr Suworo menambahkan, saat ini RSUD RAA Soewondo sudah banyak mengalami perubahan, selain memiliki gedung baru, fasilitasnya pun mengikuti perkembangan jaman. Itu semua untuk menunjang  para tenaga medis yang akan belajar di RS Soewondo.
"Setelah menjadi RS Pendidikan nantinya  tidak hanya mahasiswa ilmu kedokteran semester akhir maupun calon-calon dokter spesialis, tapi juga paramedis bisa belajar untuk meningkatkan kemapuanya di RSUD RAA Soewondo," ujarnya.
Sementara itu,  Wadir Adm dan Keuangan, Pirno Ssos MM yang menjadi leader dalam upaya memperoleh sertifikasi RS Pendidikan itu mengatakan, dengan status yang baru ini tentunya menjadi kebanggan sendiri bagi warga Kabupaten Pati, karena sejauh ini baru RSUD RAA Soewodo satu-satunya rumah sakit yang mendapat pengakuan sebagai RS Pendidikan di wilayah Pantura Timur.
"Tentunya ini tidak berhenti hanya sebatas pengakuan saja, namun sertifikasi sebagai RS Pendidikan ini juga harus disertai dengan kinerja yang bagus. Karena penetapan status RS Pendidikan ini dibatasi, setiap tiga tahun sekali akan diadakan verifikasi ulang, jika tidak bisa mempertahankan maka predikat dan sertifikasi sebagai RS Pendidikan akan dicabut," terang Pirno.
Untuk mempertahankan predikat sebagi RS Pendidikan tidak hanya cukup dilihat dari fasilitas yang mumpuni saja. Namun,  pelayanan kepada masyarakat dengan SDM yang baik juga turut menjadi bahan penilaian. Termasuk kenyamanan dan ketertiban lingkungan juga betul-betul diperhatikan.
"Karena itu, keberadaan para PKL dan tukang parkir yang ada disekitar rumah sakit, sekarang ini kita tata sunguh-sunguh. Soal kepemilikan aset-aset tanah rumah sakit yang sebelumya dipermasalahkan juga sudah kita selesaikan. Sehingga kedepan untuk pengembangan daya dukung sarana prasarana tidak ada masalah.'' tutup Pirno. (gus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »