Perampok Rumah Bos Walet Diringkus

Tuesday, January 15, 2019
EKSPOSE : Kapolres Pati, AKBP Jon Wesley menunjukan barang bukti yang diamankan dari kawanan perampok. FOTO : AGUS RIYANTO/JATENG POS



INFOJATENGPOS/PATI- Tidak butuh waktu lama, Tim Buru Sergap (Buser) Polres Pati, berhasil menangkap pelaku perampokan yang terjadi di rumah pengusaha burung walet di Kabupaten Pati.
Kawanan perampok itu diringkus saat sedang berada di tempat hiburan diskotik di Taman Sari, Jakarta Barat.

"Setelah berhasil membawa kabur hasil rampokanya, para pelaku ini kabur ke Jakarta. Saat sedang berfoya-foya menikmati hasil jarahannya, mereka langsung disergap oleh anggota, " terang Kapolres Pati, AKBP Jon Wesley saat menggelar Konfrensi Pers dengan para awak media di Mapolres Pati, Selasa (15/1).

Menurut AKBP Jon, terungkapnya kasus perampokan ini berawal dari keterangan para saksi yang saat itu berada di lokasi kejadian yang kemudian dijadikan petunjuk awal.

"Para saksi mengatakan jika pelaku tidak menggunakan bahasa jawa saat berkomunikasi ketika melancarkan aksinya. Dari situ kami menyimpulkan pelaku adalah kawanan perampok lintas daerah," ujar Kapolres Pati.

Dari informasi itu, petugas lalu bergerak cepat. Dengan berbekal ciri-ciri wajah pelaku dan keterangan para saksi, petugas lalu berkoordinasi dengan  informan. Setelah mendapat kepastian identitas pelaku, petugas lalu melacak keberadaan mereka. Setelah A1, polisi lalu menyergap dan menangkap para pelaku.

Keenam pelaku yang telah berhasil ditangkap masing-masimg adalah Imam S warga Blora, Salidun, Lormen, Syeh, Raedi, Karowedi kelimanya merupaka warga dari Aceh.

Terungkapnya kasus perampokan dalam waktu relatif singkat ini sangat diapresiasi oleh Kapolres Pati, karena berkat kejelian dan kerja keras anggotanya para pelaku dapat ditangkap dalam waktu kurang dari lima hari.

"Ini merupakan keberhasilan yang luar biasa, hanya dalam lima hari setelah kejadian,  Satreskrim dengan Tim Busermya langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap semua pelaku,” ujar Kapolres Pati.

Aksi perampokan yang terjadi di rumah Hery Moelyono, warga Desa Panjunan Kecamatan Pati Kota, pada Selasa (9/1) lalau itu, tergolong nekat.
Karena rumah yang dijadikan target kawanan perampok itu, selain bertembok tinggi juga dijaga dua Security.

Untuk masuk kedalam rumah, para pelaku sebelumnya telah merancang tangga untuk memanjat tembok belakang. Setelah berhasil masuk ke dalam, pelaku lalu menuju pos penjagaan, berbekal senjata api pelaku lalu menyekap penjaga rumah.

Setelah berhasil melumpuhkan kedua Security, para pelaku kemudian medatangi  pemilik rumah. Dibawwah ancaman, korban akhirnya menunjukan brankas tempat menyimpan uang-uang dan barang-barang berharga.

Sebelum melancarkan aksinya di wilayah Pati, kawanan perampok ini juga  melakukan aksi serupa di wilayah Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

"Sebelum melancarkan aksi di Pati, kawanan ini ternyata juga melakukan perampokan di Bojonegoro. Namun saat itu mereka tidak mendapatkan hasil yang besar," ungkap Kapolres Pati.

Selain menangkap para pelaku, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua tangga yang digunakan pelaku, beberapa perhiasan, sisa uang tunai hasil kejahatan dan senjata tajam serta pistol rakitan milik pelaku.

Untuk menjerat kawanan rampok ini polisi telah menyiapkan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman lima belas tahun penjara.(gus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »