Pasien JKN-KIS Dijinkan Naik Satu Kelas

Friday, January 11, 2019
SATU TINGKAT: Peserta BPJS Kesehatan hanya diperkenankan naik satu tingkat, sesuai Permenkes Nomor 51 Tahun 2018. FOTO: BURHANUDDIN FIRDAUS/JATENG POS

 INFOJATENGPOS/KUDUS – Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 51 Tahun 2018, tentang Pengenaan Urun Biaya dan Selisih Biaya dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Pasien inap di rumah sakit, hanya diperbolehkan naik satu kelas diatas haknya.

Direktur Utama Rumah Sakit (RS) Mardi Rahayu Kudus, dr Pujianto mengatakan,pada tahun ini, universal health coverage (UHC) dengan asuransi sosial yang dikelola BPJS Kesehatan ditargetkan tercapai. Pihaknya juga mendukung dan siap melaksanakan Permenkes tersebut.

“Kami siap mendukung pelaksanaan Permenkes tersebut, karena dapat melindungi hak pasien BPJS Kesehatan,” kata Pujianto kepada wartawan kemarin.

Dikatakan, selain menguntungkan peserta BPJS Kesehatan, Permenkes ini juga baik untuk rumah sakit. Karena akan terhindar dari kesan ‘memaksa’ untuk naik kelas, dan terhindar dari anggapan mencari untung dari masyarakat.

Tidak hanya itu, pihaknya juga tidak menutup mata, bahwa pelaksanaan Permenkes ini menjadi tantangan berat bagi rumah sakit. Terutama dalam mengatur penggunaan tempat tidur yang tersedia, untuk memenuhi kebutuhan pasien.

“Tapi kami tetap melaksanakan, karena itu peraturan. Per Senin 14 Januari 2019 mendatang, pelaksanaan Permenkes tersebut mulai diberlakukan di RS Mardi Rahayu,” tambahnya ”

Puji mencontohkan, sesuati Perpenkes Nomor 51 Tahun 2018, pasien yang memilkiki hak kelas 3, bisa naik maksimal di kelas 2, pasien dengan hak kelas 2 maksimal naik ke kelas 1, dan pasien dengan hak kelas 1 maksimal naik ke kelas VIP.

“Jadi dapat naik kelas maksimal satu tingkat, di atas hak kelasnya,” jelasnya.

Pujianto menegaskan, meskipun ada Permenkes Nomo 51/2018, pihaknya tetap melaksanakan program Kamar Tersedia Tanpa Tambah Biaya (KT3B) sebagai bentuk komitmennya,”Program KT3B tetap jalan, meskipun ada peraturan baru sebagai bentuk komitmen kami,” pungkasnya. (han)


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »