Konser Padi Reborn Ditentang Sejumlah Ormas dan LSM

Monday, January 14, 2019


INFOJATENGPOS/KUDUS – Konser musik Padi Reborn Band bertajuk With You yang rencananya akan digelar Sabtu (19/1) malam mendatang, menuai kontroversi di masyarakat. Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi masyarakat (ormas) di Kudus, menentang dan mengajukan surat resmi dan menyatakan keberatan yang ditujukan kepada Kapolres tertanggal 10 Januari 2019 kemarin.

Ketua LSM Lembaga Pemerhati Aspirasi Publik (LePAsP) Kudus Achmad Fikri mengatakan, Jumat (10/1) kemarin sudah mengirimkan surat secara resmi kepada Kapolres Kudus, sebagi bentuk peringatan agar konser musik Padi Reborn dengan personil yakni Piyu (gitar), Fadly (vocal), Rindra (bas) Yoyo (drum) dan Ari (gitar) itu tidak digelar malam hari. Sebab suhu politik tahun ini sudah semakin memanas. Sehingga hiburan tersebut bisa dialihkan pelaksanaannya pada siang hari.

“Kalau malam, tingkat kerawanannya lebih rentang dibandingkan siang hari,” ujar Fikri kepada Jateng Pos, Senin (14/1) kemarin.

Dikatakan, selama ini Kapolres Kudus sudah memberikan himbau kepada masyarakat atau penyelenggara hiburan, untuk tidak menggelar panggung hiburan pada malam hari. Namun ketika Pemda setempat sebagai penyelenggara hiburan mengajukan ijin pada malam hari, Kapolres setempat memberikan ijin,”Kalau konser itu tetap dilaksanakan malam hari, tentunya (Kapolres, red) tidak boleh menolak dengan satu alasan apapun,” tambahnya.

Menurutnya, kalaupun ijin tersebut sudah terbitkan dari Polda Jateng, Polres setempat harus mengkaji lebih lanjut dengan menyesuaikan kondisi lokal. Jika perlu, rekomendasi dari Kapolda Jateng diabaikan, dan tidak menerbitkan surat ijin hiburan tersebut pada malam hari. Sedangkan terkait tempat, Fikri menilai kurang representatif jika dipakai untuk konser akbar selevel nasional dan mendatang artis dari Ibu Kota Jakarta.

“Pemkab harusnya memperhitungkan jumlah penonton yang hadir. Diperlukan juga memperhitungkan tingkat kerusakan lingkungan di kawasan Alun-alun Kudus. Karena ini launching Persiku, konser tersebut bisa digelar di Stadion,” paparnya.

Terpisah,  Bupati Kudus Muhammad Tamzil melalui Sekda Kudus Sam’ani Intakoris saat dikonfirmasi mengucapkan terimakasih atas masukan dari sejumlah LSM dan ormas tersebut. Pihaknya akan mengantisipasi dan memperhatikan kondusifitas lingkungan.

“Kami perhatikan masukan dan sudah diantisipasi. Kalau ada adzan magrib dan isya, akan dihentikan dulu kegiatannya,” kata Sam’ani didampingi Kepala Kesbangpol Kudus yang juga ketua penyelenggara even Eko Hari Djatmiko.

Dijelaskan, konser Padi Reborn ini bentuk syukuran atas raihan Adipura 2019 dan launching Persiku Kudus. Menurutnya, even ini akan menambah semangat pemain kesebelasan Macan Muria dan menejemen Persiku Kudus yang baru. Selain itu, sebagai penyeimbang yang sebelumnya Pemkab Kudus menggelar hiburan wayang dan even pengajian di Alun-alun Simpang 7 Kudus.

“Kami mohon pengertian semua elemen masyarakat, dan dukungan dari jajaran keamanan TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kudus,” terangnya.

Sementara Kapolres Kudus AKBP Saptono saat dikonfirmasi terakit perijinan even tersebut, pihaknya mengatakan proses perijinannya menjadi kewenangan Polda Jateng. Karena even panggung musik band itu sudah setingkat nasional,”Kita (Polres Kudus) hanya buat rekomendasinya. Kalau ijin hiburan dari Polda, karena levelnya (Nasional, red) harus Polda,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, konser Padi Reborn bertajuk With You, yang akan digelar Sabu (19/1) malam di Alun-alun Simpang 7 Kudus digugat oleh LSM dan Ormas. Organissasi yang menyatakan keberatan adanya even hiburan tersebut yakni Majelis Ratib dan Shalawat Al Muhdlor Kudus, Forum Silaturrahim Santri Muda Kudus, Koalisi Pemuda Lintas Agama (Kapal) dan LSM LePAsP.(han)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »