Tuntut Hitung Ulang Hasil Pilkades Kebonsawahan Juwana

Wednesday, December 19, 2018
PROTES: Pendukung Calon Kepala Desa Kebonsawahan, Iwin Yudaningsih, saat melakukan aksi di balai desa setempat. FOTO: AGUS RIYANTO/JATENG POS

INFOJATENGPOS/PATI- Puluhan warga di Desa Kebonsawahan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, melakuakan aksi memblokade balai desa setempat, Rabu (19/12). Aksi sebagai protes terhadap hasil penghitungan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di desa setempat pada Sabtu (15/12) lalu.
Warga pendukung calon Kepala Desa nomor urut 1, Iwin Yudaningsih, menuding pihak Panitia Pilkades melakukan kecurangan untuk memenangkan calon lain.
Selain berorasi, massa membawa poster bertuliskan tuntutan agar panitia Pilkades kembali melakukan penghitungan ulang.
Koordinator aksi, Untung Supriyanto mengatakan, dugaan kecurangan panitia Pilkades sudah dilaporkan kepada pengawas kecamatan dan pengawas kabupaten.
Namun demikian, kata Untung, sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya. Karena itu, warga terpaksa memblokade balai desa.
“Senin lalu, kami sudah mengirimkan surat aduan terkait kecurangan pelaksanaan Pilkades oleh panitia. Kami menuntut agar perolehan hasil pungutan suaran dihitung kembali, tetapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut,” paparnya.
Untung juga membeberkan bentuk kecurangan yang dilakukan panitia Pilkades. Diantaranya saat melaksanakan tugasnya, panitia cenderung berat sebelah dan tidak profesional.
"Itu bisa dilihat saat proses penghitungan suara. Kertas suara hasil coblosan hanya dibaca saja, tanpa ditunjukan kepada saksi terlebih dahulu. Selain itu, ada kertas suara yang tidak sah, namun dinyatakan sah oleh panitia," terang Untung.
Aksi unjukrasa kemarin berlangsung aman dan kondusif, tanpa adanya kekisruhan. Massa sempat memanas, saat tidak ada perwakilan dari pihak aparat desa yang menemui mereka. 
Mereka akhirnya membubarkan diri, setelah Kapolsek Juwana AKP Eko Pujianto dan Komandan Koramil Juwana Kapten Yahudi, mendatangi lokasi dan melakukan audensi dengan warga.
Semuakan sudah diatur dalam Perbub, jika ada yang kurang puas bisa menempuh gugatan hukum dab jangan sampai ada yang melakukan perbuatan anarkis," imbau Kapolsek Juwana.(gus/rif)



Share this

Related Posts

Previous
Next Post »