OPD di Pati Dipacu untuk Berinovasi

Thursday, December 06, 2018
INFOJATENGPOS,PATI - Pada era globaliasi saat ini, teknologi dan informasi membawa dampak perubahan di segala sektor, sehingga menggharuskan pemerintah menata ulang cara kerja dan layanan kepada masyarakat agar lebih mudah, murah, cepat dan lebih baik.


Upaya untuk menata ulang tata kelola dan pelayanan kepada masyarakat tersebut, dilakukan dengan menggunakan teknologi dan informasi, karena selain mempercepat layanan kepada masyarakat, juga dapat mewujudkan transparansi dan partisipasi masyarakat.

"Saya sangat berharap adanya sinergitas program laboratorium inovasi dengan pusat jejaring inovasi daerah  (Puja Indah) dan program Smart City yang saat ini sedang dibangun dan digarap serius dengan berbagai elemen dan lembaga terkait. Sehingga, nantinya akan mendatangkan manfaat yang besar bagi Pemkab Pati dan masyarkat luas pada umumnya," ujar Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, saat membuka sosialisasi dan bimbingan teknis laboratorium inovasi di Kabupaten Pati, di ruang Pragolo, Selasa (4/11).



Wabup mengimbau kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berpartisipasi dan berkomitmen penuh terhadap pelaksanaan laboratorium inovasi. Seluruh elemen Pemkab diwajibkan menghasilan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menyukseskan pembangunan di Kabupaten Pati.

Menurutnya, sasaran inovasi adalah peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan peran masyarakat dan peningkatan daya saing daerah.

"Sebagai bukti dan dukungan terhadap inovasi, saya beserta seluruh jajaran OPD menandatangai Komitmen Tri Satya Inagara. Yang intinnya, Pemkab Pati siap melakukan dan mendukung inovasi serta menciptakan budaya inovasi," ungkapnya.

Lebih lanjut dirinnya juga menyampaikan, jika tumbuhkembangnya inovasi di lingkungan pemerintah saat ini semakin kondusif dengan terbitnya kebijakan yang mendukung berkembangnya inovasi Yakni, Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang secara jelas tertuang dalam pasal 386.

Dalam hal itu diamanatkan bahwa, dalam rangka peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah, pemerintah dapat melakukan inovasi.

"Bahkan dalam arahan dan intruksi presiden dalma berbagai moment agenda kenegaraan, kita semua diharapkan untuk keluar dari rutinitas business as usual dan monoton. Sekali lagi, agar kita membawa tradisi baru, pola baru, cara baru dan semua harus berani membalikkan bahwa orientasi kita bukan prosedur, tapi hasil," ungkapnya.

Wabup juga mendorong, agar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menjadi garda terdepan dalam membangun semangat kreativitas dan inovasi. Karena fungsi penelitian dan pengembangan terintegrasi ke Bappeda.

Sementara itu, Kepala Bappeda Pujo Winarno menyampaikan, jika sosialisai dan bimtek yang digelar selama 4-6 Desember tersebut ,bertujuan untuk menginspirasi pengambilan kebijakan agar mau berinovasi dan mau menggalang dukungan berinovasi.

"Hal ini juga bisa untuk mengukur innovation readiness level atau tingkat kesiapan instansi Pemda Pati dalam berinovasi dan menggali ide-ide inovasi, baik yang berangkat dari permasalahan yang dihadapi maupun untuk mewujudkan visi," katanya.

Melalui kegiatan itu pula, diharapkan bisa menjadi wadah untuk merangsang dan menignkatkan pengembangan inovasi di lingkungan Pemda Pati, agar dapat lebih berdaya saing serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »