Kabupaten Rembang Kelola Potensi Wisata Desa

Friday, December 28, 2018
FASILITAS WISATA: Salah satu wahana sedang dibangun di Kecamatan Bulu untuk menarik kunjungan wisatawan. FOTO: AHMAD SHOFA/JATENG POS


INFOJATENGPOS/REMBANG- Sektor Pariwisata merupakan salah satu unggulan Kabupaten Rembang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.  Kondisi itu terlihat dari meningkatnya kunjungan wisata tahun ini di kabupaten setempat, yang mencapai 1,5 juta orang.

Naiknya kunjungan wisata didongkrak dari banyaknya tempat wisata yang dikelola pihak pemerintah desa di kabupaten Rembang. Dari kunjungan itu, memberikan efek ekonomi terhadap masyarakat sekitar.

Demikian diungkapkan Bupati Rembang, Abdul Hafidz, saat Dinamika Pembangunan di Pendapa Kecamatan Bulu, Rabu (26/12) kemarin. 

Bupati Hafidz mengaku bahwa pengembangan pariwisata akan terus didorong. Khususnya di Kecamatan Bulu, termasuk kecamatan yang memiliki banyak potensi wisata. Seperti wisata alam goa lowo, hingga agrowisata.

"Pariwisata ini punya nilai ekonomi yang luar biasa. UMKM di desa maupun di luar desa bisa hidup semua," katanya.

Pemkab Rembang telah banyak membangun fasilitas penunjang untuk obyek wisata, seperti pelebaran akses jalan Pantai Karangjahe. Selain itu, Dana Desa juga bisa digunakan sebagian untuk pengembangan wisata di desa.

Sementara itu, PLT Camat Bulu, Slamet Haryanto mengatakan, potensi yang ada saat ini sedang dalam pengembangan pemerintah desa, maupun masyarakat setempat.

Seperti wisata Kedung Semar di Desa Mlatirejo, Guwo Lowo di Desa Pasedan, dan rumah pohon di Desa Kadiwono, saat ini sedang dalam proses perintisan. Ada juga agrowisata buah - buahan, seperti durian dan jambu citra di Dukuh Ngotoko.

"Di Kecamatan Bulu itu juga punya potensi wisata yang cocok untuk dikembangkan, saat ini sedang dirintis. Kami berharap, potensi yang ada, menjadi penopang wisata yang ada di Rembang," jelasnya.

Sedangkan Kades Kadiwono, Ahmad Ridwan, mengaku sedang berupaya merintis obyek wisata. Tepatnya di pintu masuk desa tersebut, yang saat ini telah tertata taman Pandansili yang cukup indah.

"Kami sedang merintis spot wisata , ini sedang kita buat rumah pohon dulu, nanti ada kita kasih spot- spot foto, wahana outbond juga," ujarnya.
Melalui dana CSR dari PT. Semen Gresik sebesar Rp 50 juta, kini menjadi modal awal untuk pengembangan pariwisata Desa yang masuk ring I pabrik Semen Gresik itu.

“Saat ini sedang dibangun satu rumah pohon persis berada di Taman Pandansili sebelah jalur Rembang-Blora atau selatan Wahana Wisata Kartini Pemandian Mantingan,” paparnya.(sov/rif)


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »