Bupati Kudus Permudah Pencairan Dana Kematian

Friday, December 28, 2018
SANTUNAN KEMATIAN: Bupati Kudus Muhammad Tamzil menyerahkan santunan kematian warga di aula Kantor Kecamatan Dawe. FOTO: BURHANUDDIN FIRDAUS/JATENG POS

KUDUS –Santunan kematian bagi warga kurang mampu di Kabupaten Kudus,  bisa dicairkan dalam kurun waktu satu hari. Kebijakan yang akan diterapkan awal Januari tahun 2019 itu, sebagai bentuk perhatian Pemkab Kudus kepada masyarakatnya.

 Selain itu, program santunan kematian juga menjadi program Prioritas TOP pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kudus, Muhammad Tamzil dan Hartopo.

Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kudus, Ludful Hakim mengatakan, santunan kematian merupakan hak bagi ahli waris. Uang santunan yang diberikan tahun ini, merupakan periode April 2017 hingga Desember 2018.

Dia berharap uang yang diberikan kepada ahli waris, dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga. "Santunan ini semoga bermanfaat bagi ahli waris. Santunan ini untuk periode April 2017 hingga Desember 2018," paparnya.

Sementara itu, Bupati Kudus Muhammad Tamzil menyampaikan permohonan maafnya kepada para ahli waris. Alasannya, karena uang santunan tersebut seharusnya diberikan dalam kurun waktu sehari, namun terjadi keterlembatan sampai satu tahun.

Jika ada warga yang meninggal dunia dan hanya berbekal Kartu Kematian dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), kata Tamzil, para ahli waris bisa mencairkan santunan tersebut dalam waktu sehari kedepannya.

"Kami mohon maaf apabila terlambat. Saya ingin tahun 2019 nanti, mengurus santunan kematian sehari langsung dicairkan dan Dinas Sosial sudah siap dananya," jelasnya.

Menurut Tamzil, santunan kematian merupakan bentuk perhatian Pemkab Kudus terhadap warga yang tertimpa musibah. "Ini adalah bentuk pemerintah hadir, kami perhatian dengan saudara yang tertimpa musibah," katanya.

Ia juga berpesan bahwa saat ini sudah memasuki musim penghujan, sehingga masyarakat harus selalu berhati-hati dan terus menggalakkan kebersihan di lingkungan masing-masing.

Sekedar diketahui,  akhir tahun ini penyerahan santunan kematian terbagi menjadi tiga sesi untuk sembilan kecamatan. Pada awal sesi, ada tiga kecamatan yakni Kecamatan Bae sejumlah 154 orang, Kecamatan Gebog sebanyak 93 orang dan Kecamatan Kaliwungu 151 orang.

Kemudian pada sesi kedua, di wilayah Kecamatan Kota Kudus sebanyak 142 orang ahli waris yang menerima santunan kematian, di Kecamatan Jati sebanyak 133 orang, dan Kecamatan Undaan sebanyak 34 orang.

Selanjutnya untuk di Kecamatan Mejobo sebanyak 143 orang ahli waris, Kecamatan Jekulo 234 orang ahli waris dan Kecamatan Dawe sebanyak 102 orang ahli waris yang mendapat santunan kematian. (han/rif) 


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »